
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai (kedua kiri) berbincang dengan anggota DPR RI Fraksi PKB, Prana Putra Sohe (kanan) disela rapat kerja dengan komisi XIII di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (5/2/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyampaikan pembelaan terhadap Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyusul kritik yang dilontarkan mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal. Pigai menilai, kritik yang dilontarkan Dino Patti Djalal tidak berdasar dan justru mencerminkan sikap arogansi elite.
“Saya hargai kritik, namun kritik Pak Dino Patti Jalal kepada Menlu Sugiono, itu isinya semua ZONK karena saat ini Indonesia on going to high performance, level, class then previous, when Dino led!” kata Natalius Pigai dalam media sosial X, Senin (22/12).
Pigai menegaskan, kinerja diplomasi Indonesia di bawah kepemimpinan Menlu Sugiono justru menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Menurutnya, posisi dan citra Indonesia di mata dunia saat ini berada pada level yang lebih tinggi.
“Saat ‘ini saya di Qatar dengan Dubes Qatar di Doha. Jujur semua Dubes & Diplomat di banyak negara yang saya temui mengatakan ‘Pak Menteri, baru kali ini Indonesia dipandang dunia, sebelumnya kami dipinggiran’,” ujarnya.
Pigai menilai, pengakuan para diplomat asing tersebut menjadi bukti konkret bahwa diplomasi Indonesia mengalami kemajuan dan memperoleh penghormatan yang lebih luas di kancah internasional.
“Artinya Menlu Sugiono Berprestasi dan Luar Biasa dibandingkan waktu Kemlu dipimpin Pak Dino Patti Jalal,” tegas Pigai.
Ia juga mengkritik cara pandang Dino yang dinilai terlalu berangkat dari posisi personal dan elitisme, tanpa melihat realitas perubahan geopolitik serta kinerja diplomasi Indonesia saat ini.
“Pak Dino you never thought about where you are come from, they (world leaders) don't care, and this is not give you a warranty that you a the right person, diplomacy just a game's,” tutur Pigai.
Pigai menambahkan, dunia internasional menilai negara dari kepentingan, konsistensi, dan kekuatan diplomasi, bukan dari figur masa lalu atau status elite tertentu.
“Pak Dino sedang tunjukkan perilaku dan arogansi kaum elit Indonesia,” cetus Pigai.
Sebelumnya, diplomat senior Indonesia, Dino Patti Djalal, menyampaikan kritik terbuka terhadap kinerja Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono. Melalui video pernyataan yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @dinopattidjalal, pada Minggu (21/12), Dino menguraikan empat kritik dan pesan penting yang dinilainya krusial bagi masa depan diplomasi Indonesia.
Ia bahkan mengingatkan dengan tegas, tanpa perbaikan serius, nyata dan berarti, Sugiono berisiko dicatat sejarah dengan 'rapor merah' sebagai Menlu yang pernah menjabat.
Dino menegaskan kritik tersebut disampaikan sebagai sesepuh Kementerian Luar Negeri, pendukung politik luar negeri Indonesia, ketua organisasi masyarakat hubungan internasional terbesar di Indonesia dan Asia, serta sebagai warga negara yang telah mengabdi di dunia diplomasi selama 40 tahun.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022