
Ilustrasi kendaraan mengantre di gerbang tol Cikampek Utama. (Jasa Marga)
JawaPos.com - Survei yang digelar Kementerian Perhubungan menunjukkan pergerakan masyarakat saat momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) akan mencapai 119,5 juta orang.
Dari jumlah itu, warga Jawa barat mendominasi mobilitas dengan angka sekitar 20,26 juta orang yang bepergian di momen Nataru kali ini.
Hal itu dilaporkan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12).
dia menjelaskan, ada sebanyak 20,26 juta warga Jawa Barat yang akan melakukan perjalanan saat Libur Nataru, dari total keseluruhan secara nasional mencapai 119,5 juta orang.
"Pergerakan terbesar berasal dari provinsi dengan populasi padat, yaitu Jawa Barat sebesar 20,26 juta orang, diikuti oleh Jawa Timur dan Jawa Tengah," kata Menhub.
Lebih rinci ia menyampaikan bahwa daerah tujuan perjalanan didominasi oleh provinsi Jawa Tengah sebesar 20,23 juta orang, diikuti oleh Jawa Timur dan Jawa Barat.
Sementara di wilayah Jabodetabek, kata Menhub, Kabupaten Bogor masih menjadi daerah tujuan favorit. Diperkirakan sebesar 2,83 juta pergerakan menuju Bogor berasal dari wilayah Jabodetabek dan luar wilayah Jabodetabek.
Selain itu, wilayah lain seperti Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Bali, Nusa Tenggara Timur, dan Lampung menjadi wilayah tujuan terbesar di luar Pulau Jawa, yang menjadi provinsi tujuan favorit dengan total 22,75 juta pergerakan.
"Walaupun tidak termasuk dalam 10 besar survei, namun akan kami cermati wilayah-wilayah yang merayakan Natal seperti Maluku, Papua, dan Kalimantan Barat," rinci Menhub.
Sebelumnya, potensi pergerakan masyarakat saat libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru 2025/2026 mencapai 119,5 juta orang atau naik tipis dari sebelumnya 110,67 juta orang pada Nataru 2024/2025.
Menurut survei, 42,01 persen penduduk Indonesia atau sekitar 119,5 juta orang berpotensi melakukan perjalanan pada masa libur Nataru 2025/2026.
Peningkatan minat masyarakat untuk melakukan perjalanan pada masa Nataru 2025/2026 disebabkan oleh beberapa faktor. Mulai dari adanya libur yang panjang, salah satunya libur sekolah yang bersamaan dengan libur Nataru 2025/2026.
Faktor berikutnya, tingginya minat masyarakat untuk berwisata, aspek budaya terutama bagi masyarakat yang ingin merayakan Hari Natal di kampung halaman, serta aspek ekonomi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022