
Pasukan Zeni TNI AD memasang jembatan bailey di beberapa lokasi yang tersebar di wilayah Aceh. Tujuannya untuk memastikan akses jalan yang sempat putus terhubung kembali. (TNI AD)
JawaPos.com - Pemulihan infrastruktur pasca banjir bandang dan longsor melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) masih terus berjalan. TNI sedang membangun 7 jembatan bailey atau jembatan sementara di 3 provinsi tersebut. Tidak berhenti sampai di situ, 7 jembatan yang sama tengah dalam pengiriman.
Wakil Kepala Pusat Penerangan (Puspen) TNI Brigjen TNI Osmar Silalahi menyampaikan hal itu saat diwawancarai oleh awak media di Jakarta. Dia menjelaskan bahwa pemulihan infrastruktur dilakukan oleh TNI sebagai upaya untuk menghubungkan daerah-daerah yang sempat sulit diakses pasca bencana alam terjadi.
”TNI terus mengakselerasi pembangunan jembatan bailey di wilayah yang terputus akibat bencana,” imbuhnya.
Secara terperinci, Brigjen Osmar menyampaikan bahwa sedikitnya ada 3 jembatan bailey yang dibangun oleh TNI di wilayah Aceh. Kemudian 2 jembatan bailey dibangunan di Sumut dan 2 jembatan serupa dibangun di Sumbar. Untuk masing-masing provinsi itu, TNI juga mengirim tambahan 3 jembatan bailey ke Aceh, 2 jembatan bailey ke Sumut, dan 2 jembatan bailey ke Sumbar.
”Di Aceh, terdapat 3 unit yang sedang dibangun dan 3 unit dalam proses pengiriman. Di Sumatera Barat telah dibangun 2 unit, dan 2 unit juga masih dalam tahap pengiriman. Sedangkan di Sumatera Utara, telah dibangun 2 unit, dan 2 jembatan tambahan dalam proses pengiriman untuk segera dipasang,” jelasnya.
Osmar tegas menyatakan bahwa negara hadir untuk membantu korban terdampak bencana di 3 provinsi tersebut. Bantuan untuk para korban terus dikirimkan ke berbagai titik. Di lokasi terdampak bencana, TNI sudah membangun 40 dapur lapangan dan 49 pos kesehatan. Terdiri atas 10 dapur lapangan di Aceh, 12 di Sumut, dan 18 di Sumbar.
”TNI AD menggelar 43 pos kesehatan, serta tambahan 3 pos kesehatan juga didirikan oleh TNI AL melalui Koderal 1 dan 2 unsur KRI, KRI dr. Soeharso dan KRI dr. Radjiman. Sementara TNI AU telah membuka 3 pos kesehatan, dengan rincian 2 titik di Medan dan 1 titik di Sibolga,” jelasnya.
Sejauh ini, bencana alam yang terjadi di 3 provinsi itu sudah merenggut nyaris seribu nyawa. Ratusan korban juga dilaporkan masih hilang dan tengah dalam proses pencarian. Bencana alam tersebut merusak ribuan rumah warga berikut berbagai fasilitas publik, termasuk infrastruktur jalan yang selama ini menjadi akses utama untuk menggerakan ekonomi masyarakat.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
