Ilustrasi kekerasan dalam rumah tangga. (Freepik)
JawaPos.com - Angka kekerasan terhadap perempuan di Indonesia kembali memantik keprihatinan. Berdasar Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) 2024, 1 dari 10 perempuan pernah mengalami kekerasan fisik dan/atau seksual oleh pasangan.
"Hasil survei tersebut menjadi alarm keras bahwa kekerasan berbasis gender masih mengakar," kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi kemarin (6/12).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 28 persen korban kekerasan mengalami cedera. Dan, 40 persen mengalami kekerasan fisik dan/atau seksual berulang kali. "Mayoritas korban menderita goresan, memar, hingga cedera serius seperti patah tulang, kerusakan gendang telinga, dan luka bacokan. Luka fisik ini meninggalkan trauma mendalam," lanjutnya.
Yang bikin miris, satu dari enam perempuan mengaku pernah mengalami kekerasan fisik dan/atau seksual oleh pihak lain (bukan pasangan). Prevalensinya bahkan lebih tinggi untuk kekerasan seksual.
"Kasus kekerasan psikologis, kekerasan berbasis elektronik, serta kerentanan perempuan disabilitas juga meningkat. Perlu perlindungan yang lebih cepat, terarah, dan terintegrasi," ungkapnya.
Kesenjangan layanan perlindungan turut menjadi catatan. Hingga Juli 2025, empat provinsi dan 147 kabupaten/kota belum memiliki UPTD PPA. Padahal unit itu merupakan ujung tombak layanan terpadu.
Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kementerian PPPA Desy Andriani menambahkan, analisis mendalam SPHPN 2024 diharapkan mampu memperkaya diskusi publik, mendorong kolaborasi lintas sektor, dan menjadi rujukan penyusunan kebijakan berbasis bukti.
"Laporan ini memberi arah yang jelas untuk memperkuat sistem perlindungan perempuan secara menyeluruh," ungkapnya. (mia/ai)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Isenmulang Kalteng vs Persebaya di Super League, Green Force Berpeluang Curi Tiga Poin
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain Persik vs Madura United: Reina Siapkan Strategi Terbaik
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Suahasil Buka Suara soal Pembagian Tugas Tiga Wamenkeu, Ini Fokusnya!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang
Adhyaksa FC Bekasi Vs PSGC Ciamis: Misi Bangkit Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022