Pantauan udara kondisi Sungai Pagan pasca banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, Senin (1/12/2025). (Biro Setpres)
JawaPos.com - Bencana banjir bandang yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera jangan sampai terulang lagi. Langkahnya harus dilakukan tindakan tegas oleh Pemerintah, aparat hukum, dan pemangku kepentingan.
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melakukan langkah tegas dengan mengusut keberadaan gelondongan kayu yang terseret arus, rusaknya daerah aliran sungai (DAS), hingga hilangnya kawasan penyangga alam. Kondisi itu memperlihatkan tekanan terhadap lingkungan di wilayah hulu semakin tidak terkendali.
Ketua DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Riyan Beltra Delza mengapresiasi sikap tegas yang diambil Kemenhut. “Kami sangat mengapresiasi sikap tegas Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Ini langkah penting untuk mencegah bencana berulang dan menjaga kehidupan masyarakat di Sumatera,” ujar Riyan.
Baca Juga: Polda Riau Salurkan Peralatan 3.459 Pemulihan Bagi Korban Banjir Bandang dan Longsor di Sumatera
Riyan menegaskan, pemulihan hutan tidak bisa dibebankan kepada pemerintah saja. Seluruh elemen masyarakat harus ikut terlibat menjaga alam. Baik dengan menanam pohon, mengawasi hutan dari aktivitas penebangan pohon tanpa aturan, dan melaporkan jika terdapat penyimpangan.
"Jangan biarkan Kemenhut kerja sendirian. Kalau bareng-bareng, hasilnya pasti jauh lebih maksimal,” kata Riyan.
Lebih jauh dia menilai, bencana di Sumatera semestinya menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola lingkungan secara menyeluruh. “Sudah waktunya kita berbenah dan lebih peduli dengan kondisi hutan di sekitar kita,” ujarnya.
Banjir dan longsor di Sumatera kembali menegaskan urgensi memperkuat komitmen nasional terhadap pelestarian hutan. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan lingkungan, sehingga masa depan kawasan terdampak dapat kembali aman, stabil, dan berkelanjutan.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
