
Pesawat Angkut Berat TNI dikerahkan mengirim bantuan untuk korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, pada Jumat (28/11). (Puspen TNI)
JawaPos.com - Merespons kondisi darurat di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), TNI mengerahkan 4 unit pesawat angkut berat untuk mendistribusikan bantuan dari pemerintah.
Jumat (28/11), pesawat yang terdiri atas 3 unit C-130 Hercules dan 1 unit A400M bertolak dari Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (Jaktim).
Bantuan yang diangkut terdiri atas 3 ribu paket makanan siap saji, 10 ribu eprokal, 1.200 food family, 2 ribu kardus mie instan, 2 ribu kardus Pop Mie, 100 genset, 100 perangkat Starlink, 64 LCR, 150 tenda, serta 2 unit kompresor.
Selain itu, TNI memberangkatkan 3 tim kesehatan dari Puskesad yang membawa obat-obatan untuk membantu korban.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan atensi penuh terhadap penanggulangan bencana banjir, longsor, angin kencang, dan gempa bumi yang terjadi di Aceh, Sumbar, serta Sumut.
Sejak awal, dia menyatakan, Presiden Prabowo sudah mengerahkan sumber daya yang ada untuk menanggulangi bencana di 3 daerah tersebut.
”Jadi, (4 pesawat angkut berat TNI) akan ke Padang, Sumatera Barat; kemudian ke bandara terdekat di Tapanuli, tepatnya Bandara Silangit; kemudian ke Bandara Aceh dan Lhokseumawe sebagai bandara terdekat dengan lokasi terdampak,” terang dia.
Untuk memperkuat dukungan udara dalam operasi kemanusiaan tersebut, TNI juga menyiapkan armada lainnya.
Yakni 1 unit Boeing 737 Camar, 9 helikopter lintas matra sebagai unsur rotary wing, 4 Caracal TNI AU, 1 unit Mi-17 dan 1 Bell 412 TNI AD, 2 unit Panther TNI AL, serta 1 Dolphin BNPP. Seluruh unsur udara diberangkatkan pada hari ini.
Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul menyampaikan bahwa pihaknya menggerakan alat utama sistem persenjataan (alutsista) ke Sumbar dan Sumut.
Tujuannya untuk membantu evakuasi korban, distribusi bantuan, dan penanganan korban yang butuh tindakan dari petugas medis akibat terdampak bencana.
”Dalam operasi kemanusiaan ini, TNI AL mengerahkan berbagai unsur laut dan udara serta tenaga kesehatan, meliputi Kapal Bantu Rumah Sakit KRI Soeharso-990, KRI Semarang-594 untuk mendukung pengiriman logistik, pergeseran pasukan, serta evakuasi korban,” terang Tunggul.
Selain itu, TNI AL mengerahkan 3 KRI lain. Yakni KRI Teluk Banten-516, KRI Teluk Gilimanuk-531, dan KRI Teluk Celukan Bawang-532.
Kapal-kapal itu membawa bantuan berupa bahan kontak, tenda lapangan, peralatan kesehatan dan perahu karet.
Kemudian dikerahkan juga KRI Brawijaya-320 dalam penanggulangan bencana alam tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022