Hakim Konstitusi Arsul Sani menunjukkan ijazah S3 yang dicapainya dari Collegium Humanum, Warsaw Management University, Polandia, di Gedung MK, Jakarta, Senin (17/11).(Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Hakim Konstitusi Arsul angkat bicara terkait tudingan ijazah palsu program doktoral yang menimpa dirinya. Arsul memastikan, syarat dirinya menjadi Hakim Konstitusi telah sesuai prosedur, mengingat seluruh berkas saat itu telah diperiksa oleh Komisi III DPR RI.
"Begitu seleksi administrasi selesai, itu menyerahkan copy berkas dan menunjukkan aslinya. Tentu kalau ijazah, copy berkasnya adalah yang sudah dilegalisasi oleh lembaga yang berwenang," kata Arsul saat menggelar konferensi pers di Gedung MK, Jakarta, Senin (17/11).
Mantan politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu turut memperlihatkan ijazah asli yang didapatnya dari Collegium Humanum, Warsaw Management University, Polandia. Terdapat hologram berwarna kuning tanda keasilian ijazah tersebut.
Arsul menegaskan, selama proses dirinya menjalani seleksi sebagai calon hakim konstitusi, tidak ada keberatan dari DPR RI. Mengingat, Arsul merupakan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) perwakilan DPR.
"Sejauh menyangkut diri saya itu tidak ada yang mengajukan keberatan atau tanggapan apapun. Sampai demikian saya terpilih," tegasnya.
Lebih lanjut, Arsul menegaskan dirinya telah menyerahkan sejumlah berkas kepada Mahkamah Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) untuk mengklarifikasi tudingan ijazah palsu yang menyasar dirinya.
"Semua berkas ini sudah saya sampaikam kepada Mahkamah Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) termasuk beberapa catatan kuliah dan komunikasi yang saya masih punya," imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, pelaporan terhadap dugaan ijazah palsu itu dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Pemerhati Konstitusi (AMPK). Dalam laporannya, mereka mempertanyakan integritas akademik para penjaga konstitusi.
Koordinator AMPK Betran Sulani menuding Arsul menggunakan ijazah S3 palsu. Mereka turut membawa bukti berupa berita dari sebuah media massa bahwa Collegium Humanum-Warsaw Management University, Polandia menerbitkan ijazah palsu. Arsul menjalani studi di kampus itu pada 2023.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022