
Menteri PU Dody Hanggodo menyebut pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny Sidoarjo kemungkinan menggunakan APBN. (Humas Unair)
JawaPos.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo buka suara soal rencana pembangunan ulang Pondok Pesantren Al Khoziny di Kabupaten Sidoarjo, usai tragedi yang merenggut puluhan nyawa.
Ditemui setelah mengisi kuliah umum di Universitas Airlangga Kampus C, Surabaya, Jumat (14/11), Hanggodo menyampaikan bahwa pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny kemungkinan akan menggunakan APBN.
"Insya Allah pakai APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Namun memang belum (mengajukan ke Kementerian Keuangan), kita lagi menghitung, proses teknokratisnya kita selesaikan dahulu," tutur Hanggodo.
Ketika ditanya mengenai besaran anggaran yang akan diajukan ke Kemenkeu untuk pembangunan ulang gedung Ponpes Al Khoziny, Hanggodo mengaku belum bisa menyampaikan, karena perhitungan masih dilakukan.
"Belum dibicarakan, karena itu prosesnya lagi berjalan. Ada kajian, detail engineering design (DED), dan seterusnya. (Setelah clear) baru kita mengajukan anggaran ke Kemenkeu, sekarang masih proses," imbuhnya.
Sebelumnya, bangunan empat lantai di Pondok Pesantren Al Khoziny tiba-tiba ambruk pada Senin (29/10) sekitar pukul 15.35 WIB, saat para santri sedang menunaikan Salat Asar berjamaah.
Akibatnya, sebanyak 167 santri menjadi korban dalam tragedi ambruknya bangunan ponpes tersebut. Dari ratusan korban, 104 korban selamat dan 63 korban lainnya meninggal dunia.
Menurut Hanggodo, pembangunan ulang gedung Pondok Pesantren Al Khoziny perlu disegerakan, mengingat hampir dua ribu santri yang sebelumnya belajar di pesantren itu kini mengalami kesulitan karena gedung ambruk.
"Karena kan di situ ada hampir dua ribuan santri (Ponpes Al Khoziny) yang hari ini kesulitan untuk mendapatkan akses pendidikan karena sekolahnya roboh. Kita upayakan secepatnya," ucap Hanggodo.
Sebelumnya, di kampus yang sama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa belum bisa memastikan apakah pembangunan ulang gedung Pondok Pesantren Al Khoziny akan menggunakan APBN.
"Saya nggak tahu seperti apa, tetapi sudah diskusi dengan Menteri PU (Dody Hanggodo)," tutur Menteri Purbaya setelah memberikan kuliah umum di Kampus C Universitas Airlangga, Surabaya, Senin (10/11).
Yang jelas, mantan Ketua Dewan Komisioner LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) tersebut memastikan bahwa uang untuk pembangunan Ponpes Al Khoziny sudah ada, tinggal menunggu pengajuan Kementerian PU.
"Pada dasarnya uanganya ada, kalau menteri mengajukan bisa dijalankan. Saya nggak tahu seperti apa, karena belum diskusi lebih lanjut (dengan Menteri Hanggodo), tetapi saya bilang uangnya ada," tukasnya.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
