Wapres Gibran memberikan sambutan pada silaturahmi nasional alumni Pesantren Buntet. (Istimewa)
JawaPos.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari tindakan perundungan (bullying). Pesan itu ia sampaikan saat menyinggung insiden ledakan yang terjadi di SMA Negeri 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11).
Insiden tersebut diduga melibatkan seorang siswa sekolah itu sendiri. Pelaku juga disebut-sebut menjadi korban bullying, yang memicu keprihatinan banyak pihak terkait kondisi psikologis dan keamanan siswa di lingkungan pendidikan.
“Sekolah itu harus menjadi tempat yang aman, nyaman bagi anak-anak kita, tempat yang bebas dari perundungan,” kata Gibran, Jumat (14/11).
Gibran menekankan, seluruh pihak baik guru, orang tua, maupun sesama siswa harus lebih peka dan peduli terhadap kondisi lingkungan belajar. Ia meminta adanya perhatian bersama agar insiden serupa tidak kembali terulang.
“Saya titip, untuk kita semua saling menjaga, saling peka, dan juga saling mengingatkan agar kejadian-kejadian yang terjadi kemarin di salah satu SMA di Jakarta tidak terulang kembali,” tegasnya.
Sementara, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut, terduga pelaku di balik ledakan SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut) merupakan seorang siswa di sekolah tersebut. Kapolri menyatakan proses hukum oleh Polda Metro Jaya dan jajaran masih berlangsung.
”Terduga pelaku saat ini merupakan salah satu siswa di SMA tersebut,” ucap Jenderal Sigit, pada Sabtu (8/11).
Berdasar keterangan yang sudah diperoleh Polri sejauh ini, pelaku beraksi seorang diri. Belum ada keterlibatan dari pihak lain. Namun demikian, Sigit menyampaikan bahwa pihaknya masih akan terus melakukan pendalaman dan pengembangan. Sehingga tidak berhenti pada informasi, keterangan, dan barang bukti yang sudah diperoleh sejauh ini.
”Saat ini masih satu (terduga pelaku) yang kami dapati, namun kami tidak berhenti sampai di situ. Kami terus melakukan penyisiran apakah ada pihak-pihak lain dan saat ini tim sedang bekerja. Jadi, untuk jumlah resminya berapa tentunya saat ini kami terus sedang melakukan pendalaman,” pungkasnya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
