Timnas Indonesia U-17 harus menyerah dari Zambia U-17 di laga perdana Piala Dunia U-17 2025. (Dok: Kita Garuda)
JawaPos.com - Musim ini ada sejumlah pemain muda yang bersinar di klub-klub elite Eropa. Diantaranya Franco Mastantuono (Real Madrid), Estevao Willian (Chelsea) dan Myles Lewis-Skelly (Arsenal). Nama-nama itu, dua tahun lalu pernah berlaga di Indonesia.
Tepatnya pada perhetalan Piala Dunia U-17 edisi 2023. Di mana, saat itu Indonesia bertindak sebagai tuan rumah.
Nah, tahun ini, tak menutup kemungkinan ada pemain muda dari Piala Dunia U-17 Qatar yang bisa bermain di klub besar Eropa. Apalagi, nantinya banyak pemandu bakat yang bakal melihat bibit potensial di event ini.
Hal itu disampaikan pelatih timnas Indonesia U-17 Nova Arianto. Nova meminta pemainnya untuk memanfaatkan kesempatan yang terbuka lebar di depan mata. Yakni dengan bermain semaksimal mungkin di lapangan.
"Kalau ingin menjadi atau bermain di level Eropa, ya mereka harus bermain tampil baik di Piala Dunia U-17 ini. Karena banyak talent scout yang datang di event Piala Dunia ini," ucapnya.
Nova ingin ada beberapa pemain Indonesia U-17 yang berkarir di luar negeri.
"Agar secara progres, secara peningkatan, secara prestasi mereka bisa lebih baik," katanya.
Sayangnya, pada ajang ini pemain diaspora seperti Nicholas Mjosund tercotet. Nova beralasan pencoretan karena mempertimbangkan chemistry. "Memang Nicholas masuk dalam skema yang ingin kami buat di Piala Dunia," akunya.
Hanya saja, karena adanya kesibukan di klub dan ada masalah sekolah akhirnya tidak masuk skuad utama. "Karena kita paham lah, di luar masalah sekolah sangat penting sekali. Jadi saya sangat bisa memahami," ujarnya.
Sehingga, jika melihat dari jadwal Nicholas yang bergabung baru mendekati tiga hari sebelum ke Qatar, secara chemistry dikhawatirkan tidak terbentuk. "Takutnya akan menjadi masalah," tuturnya.
Hal itu berbeda dengan Mike Rajasa Hoppenbrouwers yang tetap menjadi bagian tim karena berposisi sebagai penjaga gawang. Apalagi Mike sudah bersama tim saat di Bulgaria dan Bali.
"Mungkin berbeda kasusnya karena goalkeeper secara pandangan dan bermainnya juga beda. Karena goalkeeper fokus di belakang dan adaptasi di belakang," ujarnya.
Franco Mastantuono Argentina Real Madrid 9 Laga/1 Gol
Estevao Willian Brasil Chelsea 9 Laga/1 Gol
Pau Cubarsi Spanyol Barcelona 10 Laga/0
Myles Lewis-Skelly Inggris Arsenal 10 Laga/0
Ethan Nwaneri Inggris Arsenal 7 Laga/1 Gol

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
