
Wakil Presiden ke-13 Ma
JawaPos.com - Wakil Presiden ke-13 Ma'ruf Amin menyoroti potensi wakaf di Indonesia. Dia mengatakan wakaf menjadi salah satu instrumen syariah yang penting. Karena sifatnya yang abadi serta manfaatnya terus berkembang.
Pesan tersebut disampaikan Ma'ruf Amin saat menghadiri kegiatan diskusi Wakaf Preneur: Optimizing Waqaf Assets, Toward Economic Equity and Prosperity di Jakarta pada Kamis (30/10).
Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta itu menegaskan sifat harta wakaf itu abadi. Maka masih banyak masyarakat yang berpikiran wakaf itu adalah menyerahkan sebidang tanah.
Kemudian wakaf berupa sebidang tanah itu dikelola menjadi masjid, madrasah, dan makam atau sering dia sebut 3M. Ma'ruf menuturkan aset wakaf tanah juga bisa dikelola untuk usaha lain yang mendukung perekonomian umat. Seperti menjadi pusat bisnis atau komersial lainnya.
Selain itu beliau mengatakan wakaf juga bisa dilakukan lewat menyerahkan uang tunai. Uang itu kemudian dikelola atau ditempatkan di instrumen sukuk atau deposito syariah.
Hasil kelolaannya disalurkan untuk beragam program kemaslahatan umat. Seperti di bidang pendidikan, kesehatan, maupun urusan keagamaan.
Dalam forum itu Ma'ruf Amin ditetapkan sebagai Ketua Dewan Kehormatan Forjukafi. "Tanpa diminta, saya bersedia," katanya. Pasalnya Forjukafi merupakan sekumpulan wartawan yang ikut memperhatikan urusan wakaf serta zakat di Indonesia.
Ma'ruf menyampaikan apresiasi kepada Forjukafi. "Ada wartawan ngurusi wakaf ini kejutan. Biasanya kan ngurusi wakaf," kata Ma'ruf Amin.
Mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu mengatakan wakaf dan zakat sekarang bukan hanya urusan kiai saja. Bahkan komunitas wartawan juga ikut terjun mengurusi wakaf. Menurut dia, kondisi ini menandakan wakaf di Indonesia bakal semakin berkembang.
Ma'ruf mengatakan wakaf adalah instrumen keuangan selain zakat. Dia mengingatkan modal wakaf tidak boleh hilang. "Wakaf akan terus berkembang seperti bola salju. Wakaf itu sedekah jariyah," tandasnya.
Ketua Umum Forjukafi Wahyu Muryadi bersyukur sudah mengantongi izin sebagai Nazir wakaf uang. Dia mengatakan akan sejumlah program sosial kemasyarakatan berbasis wakaf yang akan diluncurkan. Dia mengingatkan bahwa potensi wakaf dan zakat di Indonesia mencapai Rp 500 triliun lebih setiap tahunnya.
Namun khusus untuk wakaf, penghimpunannya baru sekitar 2 persen dari potensinya. Keterlibatan jurnalis di dunia wakaf, diharapkan bisa meningkatkan literasi masyarakat soal wakaf. Ujungnya penghimpunan wakaf semakin besar. "Dengan wakaf, bisa digunakan untuk mengatasi kemiskinan. Jadi nanti APBN bisa rehat sejenak," tuturnya

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
