
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (kanan) berbincang dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kiri) disela rapat kerja dengan komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/7/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau akrab dipanggil Gus Ipul memimpin secara langsung Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Selasa (28/10). Di tengah guyuran hujan yang turun di Jakarta dan sekitarnya, dia mengajak para pemuda Indonesia terus berjuang.
Hari Sumpah Pemuda tahun ini diperingati dengan tema ‘Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu’. Gus Ipul menyampaikan bahwa pada 1928 silam, anak-anak muda Indonesia dengan gagah berani bersumpah untuk menyatukan Indonesia sebagai bangsa yang utuh.
”Mereka tidak banyak bicara, mereka berani, mereka bersumpah, dan menepatinya dengan darah dan nyawa,” kata dia.
Sebagaimana pidato yang disampaikan oleh menteri pemuda dan olahraga (menpora) yang disiarkan ke seluruh Indonesia, Gus Ipul menyampaikan bahwa penerus bangsa hari ini tidak lagi berjuang menggunakan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, kerja keras, dan kejujuran.
Meski berbeda, perjuangan itu tetap dengan tujuan yang sama. Yakni menjadikan Indonesia yang tegak berdiri dan tidak kalah dari bangsa lainnya. Dia tidak menampik bahwa kemajuan dan tantangan zaman saat ini tidak mudah, namun pemuda Indonesia harus mampu.
”Seperti yang selalu dinyatakan dan dicerminkan oleh bapak presiden, jangan takut bermimpi besar, jangan takut gagal. Kalian bukan pelengkap sejarah, kalian adalah penentu sejarah berikutnya,” kata dia mengingatkan.
Gus Ipul juga mengajak para pemuda Indonesia untuk terus berjuang demi kemajuan bangsa. Dia optimistis anak-anak muda Indonesia mampu membawa dan membuktikan kepada dunia, bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar, kuat, dan layak disegani.
Lebih lanjut, Gus Ipul menghaturkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada segenap pegawai Kementerian Sosial (Kemensos) yang sudah berjuang dengan luar biasa, bekerja dengan baik di bawah satu tahun pertama kepemimpinannya sebagai mensos.
”Ini adalah prestasi bersama-sama kita, untuk itu saya mengucapkan terima kasih,” ujarnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
