Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Oktober 2025 | 06.34 WIB

Seskab Teddy Sebut Kehadiran Presiden Prabowo pada KTT Perdamaian Gaza Capaian Diplomasi Indonesia

Presiden RI Prabowo Subianto bersama Seskab Teddy Indrawijaya dan Menlu Sugiono menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza di Sharm el-Sheikh, Mesir, Senin (13/10). (Istimewa) - Image

Presiden RI Prabowo Subianto bersama Seskab Teddy Indrawijaya dan Menlu Sugiono menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza di Sharm el-Sheikh, Mesir, Senin (13/10). (Istimewa)

JawaPos.com-Presiden RI Prabowo Subianto telah menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza di Sharm el-Sheikh, Mesir, pada Senin (13/10). Perhelatan internasional itu menghasilkan kesepakatan bersejarah tentang penghentian perang dan dimulainya proses perdamaian di Palestina, khususnya di wilayah Gaza.

Pertemuan internasional tersebut dihadiri oleh sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang secara khusus menyebut Prabowo sebagai a very incredible man of Indonesia, serta Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi selaku tuan rumah. 

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, menilai kehadiran Indonesia dalam forum tersebut sebagai capaian besar diplomasi luar negeri di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo

“Ini adalah momentum yang sangat baik bagi Indonesia,” kata Teddy kepada wartawan, Rabu (15/10).

Menurut Teddy, partisipasi aktif Indonesia menunjukkan bahwa negara semakin dihormati dan diperhitungkan di kancah internasional. 

Sebab, Prabowo sejak lama dikenal memiliki perhatian khusus terhadap isu Palestina dan kawasan Timur Tengah. Komitmen itu diwujudkan melalui dua pendekatan utama, yakni diplomasi aktif dan aksi nyata. 

“Presiden secara konsisten menyuarakan dukungan terhadap gencatan senjata yang komprehensif dan permanen sebagai langkah penting menuju perdamaian sejati antara Israel dan Palestina,” ujarnya.

Selain dukungan diplomatik, Indonesia juga menunjukkan komitmennya melalui aksi konkret, seperti pengiriman lebih dari 100 tenaga kesehatan ke Palestina, pemberian beasiswa kepada 60 anak Palestina di Universitas Pertahanan, pengiriman kapal rumah sakit, serta empat kali bantuan logistik melalui sistem drop off.

“Pengiriman bantuan melalui udara bukan hal mudah karena memerlukan izin dari berbagai negara yang wilayah udaranya dilalui. Ini butuh diplomasi yang kuat dan kedekatan pribadi dengan para pemimpin negara tersebut,” ungkap Teddy.

Dia menegaskan, kehadiran Indonesia di KTT tersebut menandai peran aktif negara dalam mencetak sejarah perdamaian di Timur Tengah. Karena itu, ia berharap kesepakatan yang telah ditandatangani dapat berjalan sesuai harapan untuk mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan di kawasan tersebut.

“Indonesia di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo tidak menjadi penonton, tapi turut menjadi salah satu penentu dan pencetak sejarah dalam perdamaian di Palestina,” ucap Teddy.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore