Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Mei 2026 | 01.25 WIB

Perdana Menteri Spanyol Puji Lamine Yamal Setelah Kibarkan Bendera Palestina dalam Parade Barcelona

Pedro Sanchez dan Lamine Yamal (Instagram @sanchezcastejon dan @versus) - Image

Pedro Sanchez dan Lamine Yamal (Instagram @sanchezcastejon dan @versus)

JawaPos.com – Perdana Menteri Pedro Sánchez menyatakan rasa bangganya terhadap aksi Lamine Yamal yang mengibarkan bendera Palestina saat parade kemenangan FC Barcelona.

Dilansir dari laman Euro News pada Sabtu (16/5), Momen tersebut terjadi ketika Barcelona merayakan keberhasilan meraih gelar LaLiga melalui parade bus terbuka di kota Barcelona. Aksi Yamal langsung menarik perhatian publik dan memicu beragam tanggapan internasional.

Dalam komentarnya, Sánchez menilai tindakan pemain muda Barcelona itu sebagai bentuk solidaritas yang juga dirasakan banyak masyarakat Spanyol terhadap Palestina.

Sanchez menegaskan bahwa membawa simbol suatu negara tidak seharusnya langsung dianggap sebagai tindakan yang menebar kebencian. Menurut Sánchez, sikap Yamal justru menjadi alasan tambahan untuk merasa bangga terhadap sang pemain.

Lamine Yamal terlihat membawa bendera Palestina ketika ikut merayakan keberhasilan Barcelona mempertahankan gelar liga domestik. Kehadirannya dengan simbol tersebut menjadi salah satu sorotan utama selama parade kemenangan berlangsung. Banyak penggemar di Spanyol memberikan dukungan terhadap tindakan pemain berusia 18 tahun itu.

Namun, aksi tersebut juga memunculkan kritik dari pemerintah Israel. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengecam tindakan Yamal dan meminta Barcelona mengambil sikap tegas terhadap hal tersebut. Kritik tersebut kemudian memicu perdebatan lebih luas mengenai batas antara solidaritas politik dan dunia olahraga.

Di sisi lain, pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengaku tidak sepenuhnya menyukai tindakan tersebut. Meski demikian, Flick menilai keputusan Yamal tetap menjadi hak pribadi pemainnya. Ia memilih menghormati keputusan sang pemain tanpa memberikan larangan secara terbuka.

Peristiwa ini terjadi di tengah hubungan antara Spanyol dan Israel yang terus mengalami ketegangan sejak konflik Gaza berlangsung. Sikap pemerintah Spanyol terhadap Palestina beberapa waktu terakhir turut memperkeruh hubungan diplomatik kedua negara.

Karena itu, dukungan Sánchez terhadap Yamal dinilai memiliki makna politik yang cukup besar di tengah situasi tersebut.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore