Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 Oktober 2025, 00.21 WIB

Begini Cara Melindungi UMKM dari Penipuan QRIS, Jangan Asal Terima Bukti Transfer

Ilustrasi pembayaran menggunakan QRIS. (Dok. Radar Kediri) - Image

Ilustrasi pembayaran menggunakan QRIS. (Dok. Radar Kediri)

JawaPos.comQRIS berkembang pesat dan menjadi salah satu media pembayaran digital  yang menawarkan berbagai kemudahan. 

Penggunaan QRIS juga semakin meluas, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di berbagai negara Asia Tenggara sampai Jepang dan Tiongkok.

Kemudahan QRIS terasa nyata karena konsumen cukup memindai kode melalui aplikasi pembayaran seperti Go Pay, OVO, Dana, Shopee pay, dan m banking, 

Keberadaan QRIS tentu sangat memudahkan para pelaku usaha untuk mengikuti perkembangan teknologi, dan mempermudah transaksi dengan pelanggan.

Namun, di balik kemudahannya, QRI juga menjadi tantangan. Salah satu masalah yang sering muncul adalah gagal bayar, baik karena kendala teknis aplikasi maupun karena konsumen yang berniat melakukan penipuan

Modus yang sering terjadi adalah konsumen mengaku sudah melakukan pembayaran dengan menunjukkan tangkapan layar atau screenshot palsu.

Akibatnya, banyak pelaku usaha UMKM yang akhirnya rugi dan tidak mau menggunakan QRIS lagi karena terlalu percaya tanpa melakukan verifikasi lebih lanjut.

Kerugian yang ditimbulkan juga bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Oleh sebab itu, penting bagi pelaku usaha untuk memahami berbagai modus penipuan melalui QRIS serta mengetahui langkah-langkah untuk mencegahnya.

Mengutip dari laman qris.interactive.co.id, berikut adalah beberapa cara agar pelaku usaha UMKM tidak mudah tertipu oleh bukti pembayaran QRIS palsu.

  1. Cek notifikasi masuk

Kesalahan umum yang sering dilakukan pedagang UMKM adalah langsung mempercayai bukti tangkapan layar dari pembeli, tanpa melakukan verifikasi lebih dulu. Pastikan anda memeriksa notifikasi pembayaran masuk melalui mobile banking atau aplikasi penyedia QRIS. Notifikasi dana yang masuk menjadi bukti paling valid bahwa pembeli benar-benar menyelesaikan kewajibannya untuk membayar. 

Pelaku UMKM juga perlu memastikan apakah bank yang digunakan sudah menyediakan notifikasi otomatis pada dana yang masuk, karena beberapa bank ada yang tidak memberikan notifikasi secara otomatis setiap kali dana masuk. Jika belum, anda bisa mengaktifkan fitur notifikasi tersebut secara manual melalui pengaturan aplikasi.

  1. Verifikasi nama bisnis dengan benar

Saat menerima notifikasi, pastikan dengan seksama bahwa nama yang tercantum pada bukti pembayaran sudah sesuai dengan nama usaha anda. Anda bisa memeriksanya kembali dengan teliti pada layar bukti pembayaran dari pembeli bahwa nama yang tertera memang benar milik bisnis anda untuk menghindari kesalahan transaksi. 

  1. Tempel QRIS dengan aman

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore