Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Oktober 2025 | 21.10 WIB

BNPB Minta Warga Waspada Cuaca Ekstrem, di Jember 2 Orang Korban Meninggal Tertimpa Rumpun Bambu

Kondisi rumah warga yang terdampak cuaca ektrem di Kabupaten Jember pada Senin (13/10). Akibat kejadian itu 2 korban meninggal dunia. (BNPB) - Image

Kondisi rumah warga yang terdampak cuaca ektrem di Kabupaten Jember pada Senin (13/10). Akibat kejadian itu 2 korban meninggal dunia. (BNPB)

JawaPos.com - Imbauan masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem masih berlaku. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kondisi itu masih terjadi dan memakan korban jiwa. Terakhir insiden yang merenggut nyawa terjadi di wilayah Jember, Jawa Timur pada Senin (13/10). BNPB mendapat laporan 2 orang korban meninggal dunia akibat cuaca ekstrem.

”Di wilayah Provinsi Jawa Timur, cuaca ekstrem melanda Kabupaten Jember pada Senin, 13 Oktober 2025, dan telah menyebabkan 2 warga meninggal dunia akibat tertimpa rumpun bambu. Seluruh korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari pada Selasa (14/10). 

Untuk itu, Pemerintah Daerah Jember meminta masyarakat setempat untuk lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem akibat peralihan musim. Tidak hanya di Jember, cuaca ekstrem juga terjadi di Kabupaten Blitar dan berdampak pada 12 kepala keluarga. Beruntung tidak ada korban jiwa seperti terjadi di Jember. Namun, beberapa rumah di Kecamatan Gram rusak ringan. 

”Akses jalan telah kembali normal. Saat ini, cuaca di wilayah tersebut dilaporkan cerah dan situasi terkendali,” jelasnya. 

BNPB juga mendapat laporan telah terjadi angin kencang di bagian selatan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng) pada Minggu (12/10) sore. Wilayah yang terdampak mencakup 8 desa di 3 kecamatan. Kerugian material yang ditimbulkan meliputi 38 unit rumah rusak ringan, 2 fasilitas umum, 1 gedung sekolah, 5 akses jalan tertutup, 12 pohon tumbang, 6 kandang ternak rusak, 3 kendaraan ringsek dan 2 tempat usaha rusak sedang hingga berat. 

”Penanganan darurat telah dilakukan oleh TRC BPBD Kabupaten Klaten bersama aparat terkait. Pohon tumbang serta material ringan yang menutup akses warga telah dibersihkan, dan kondisi wilayah kini terpantau kondusif,” imbuhnya. 

Kejadian serupa melanda di bagian utara wilayah Klaten pada kemarin sore. Lokasi terdampak angin kencang itu meliputi 10 desa di 4 kecamatan. Peristiwa tersebut telah berdampak pada 11 kepala keluarga dengan satu orang luka ringan serta 11 rumah rusak ringan. BNPB memastikan, penanganan sudah dilakukan oleh TRC BPBD dan aparat setempat.

"Di wilayah Jawa Tengah lainnya, angin kencang juga terjadi di Kabupaten Sragen yang berdampak pada 22 kepala keluarga atau 63 jiwa dengan kerusakan satu rumah rusak berat dan 20 rumah rusak ringan,” terang Abdul Muhari.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore