Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam peluncuran tafsir Ayat Alquran tentang pelestarian lingkungan di Jakarta (6/10). (Humas Kemenag)
JawaPos.com - Kementerian Agama (Kemenag) menaruh perhatian serius terhadap kondisi kelestarian lingkungan. Bahkan mereka menerbitkan tafsir Alquran yang khusus tentang pelestarian lingkungan. Setiap aktivitas penerbangan pohon dan pengelolaan bumi harus diatasnamakan Allah.
Pesan tersebut disampaikan langsung Menag Nasaruddin Umar dalam peluncuran Tafsir Ayat-Ayat Ekologi: Membangun Kesadaran Ekoteologis Berbasis Alquran di Jakarta (6/10). Buku tafsir Alquran itu, secara khusus mengupas tentang ayat-ayat Alquran yang menjelaskan tentang alam dan pelestarian lingkungan. Umat Islam bisa mengunduh gratis lewat website Pustaka Lajnah Kemenag.
Lebih lanjut Nasaruddin menyampaikan bahwa Tafsir Ayat-Ayat Ekologi menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali pandangan Alquran tentang kesucian alam. Baginya Alam adalah segala sesuatu selain Allah. "Jika Alquran merupakan kumpulan ayat mikrokosmos, maka alam semesta ini adalah kumpulan ayat makrokosmos. Keduanya sama-sama ayat Allah,” ujarnya.
Nasaruddin menegaskan alam ini diciptakan oleh Zat yang Maha Suci. Maka alam juga memiliki kesucian. Oleh karena itu, dalam ajaran Islam, setiap tindakan terhadap alam harus diawali dengan bismillahirrahmanirrahim.
“Menebang pohon, menyembelih hewan, atau mengolah bumi harus dilakukan atas nama Allah. Bukan dengan keserakahan manusia,” tutur Nasaruddin yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal itu.
Dia lantas menjelaskan perbedaan makna bismillah dalam dua dimensi peran manusia. Ketika manusia sebagai khalifah, bismillah berarti atas nama Allah. Namun ketika manusia sebagai hamba, bismillah berarti dengan nama Allah. “Dua posisi ini mengingatkan kita agar tidak sewenang-wenang terhadap alam,” imbuhnya.
Sementara itu Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM Kemenag Prof. Muhammad Ali Ramdhani menambahkan, peluncuran buku tafsir itu sejalan dengan program prioritas Kemenag dalam memperkuat kesadaran ekoteologi. Dia mengatakan relasi antara manusia dan lingkungan bukanlah hubungan eksploitasi, melainkan amanah.
"Kesadaran ekoteologis harus berangkat dari pemahaman spiritual akan pentingnya merawat bumi," katanya. Dhani mengatakan buku itu merupakan sumbangan penting dalam khazanah tafsir Alquran di Indonesia. Sekaligus kontribusi untuk membangun kesadaran ekologis global.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
