Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Juli 2026 | 01.32 WIB

Kardinal Orlando Beltran Raih Penghargaan Perdamaian, Menag Nasaruddin Tekankan Perbedaan Bukan Beban

Archbishop Emeritus of Cotabato, Kardinal Orlando Beltran Quevedo saat menerima penghargaan Harmony in Diversity Award di Jakarta. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com) - Image

Archbishop Emeritus of Cotabato, Kardinal Orlando Beltran Quevedo saat menerima penghargaan Harmony in Diversity Award di Jakarta. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)

JawaPos.com - Archbishop Emeritus of Cotabato, Kardinal Orlando Beltran Quevedo mendapat anugerah sebagai Harmony in Diversity Award atas jasanya dalam perdamaian konflik keagamaan di Mindanao, Filipina. Penyerahan dilakukan di Jakarta pada Rabu (15/7).

Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar dalam sambutannya mengatakan, nilai kemanusiaan sangat dibutuhkan dalam mepererat hubungan masyarakat di Asia Tenggara. Dari Kardinal Orlando dapat diteladani bahwa perdamaian dapat dibangun menggunakan kasih sayang.

Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta ini menyampaikan, di dunia saat ini terjadi begitu banyak perpecahan. Namun, dia melihat pula muncul individu maupun komunitas yang saling menguatkan dalam dialog demi menciptakan harmoni kehidupan.

"​Asia Tenggara adalah kawasan yang diwarnai oleh bentangan luas bahasa, budaya, dan tradisi keagamaan. Sejarah kita telah membuktikan bahwa perbedaan bukanlah sebuah beban, melainkan sumber dari ketahanan, kreativitas, dan kekuatan spiritual," kata Menag di kawasan Jakarta Pusat.

Pada kesempatan yang sama, Patron Harmony in Diversity Award, Halimah Yacob menambahkan, harmoni kehidupan harus diwujudkan bersama.

"Harmoni bukanlah sesuatu yang dapat kita anggap akan selalu ada. Setiap generasi harus secara sadar berupaya memelihara dan memperkuatnya," ujar Halimah.

Dia melihat langsung harmoni kehidupan sudah tercipta di Indonesia. Dia sudah mendatangi langsung terowongan yang menghubungkan langsung antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta. Infrastruktur ini menegaskan bahwa hidup berdampingan secara damai bisa terwujud antara umat beragama.

"Selama beberapa generasi, masyarakat kita telah menunjukkan bahwa hidup berdampingan dengan saling menghormati tetap memungkinkan, tanpa harus mengorbankan identitas masing-masing. Kita memahami bahwa harmoni adalah kemampuan untuk menghormati perbedaan sekaligus menyadari bahwa kita memiliki kemanusiaan yang sama," imbuhnya. 

Acara kemudian dilanjutkan dengan penganugerahan Harmony in Diversity Award perdana kepada Kardinal Orlando. Halimah menyoroti filosofi Dialogue of Life, yakni keyakinan bahwa harmoni dibangun melalui hubungan-hubungan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore