
Surat keterangan yang dipakai Gibran mendaftar Cawapres pada 2024. (Istimewa)
JawaPos.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menjadi sorotan terkait status ijazah SMA. Pegiat media sosial, dr Tifauzia Tyassuma atau yang akrab disapa Dokter Tifa, menyoroti persoalan ijazah Gibran yang disebut-sebut hanya berupa surat keterangan, bukan ijazah resmi.
Lewat akun media sosial X pribadinya, Dokter Tifa menyampaikan analisis bahwa surat keterangan yang beredar di publik hanyalah satu-satunya legitimasi untuk menunjukkan Gibran pernah bersekolah di tingkat SMA.
“Ya cuma selembar kertas nggak jelas ini, satu-satunya dokumen yang digunakan Gibran untuk melegitimasi dan menjustifikasi bahwa dia pernah ‘SMA’,” tulisnya, dikutip dari Fajar (Jawa Pos Group), Selasa (23/9).
Dokter Tifa menjelaskan bahwa UTS Insearch, lembaga yang dikaitkan dengan pendidikan Gibran, sejatinya hanyalah kelas persiapan (preparation class) menuju University Technology of Sydney (UTS). Program tersebut disebut setara dengan foundation, bukan sekolah formal setingkat SMA.
“Pelaksanaannya pun hanya enam bulan bersih. Jadi sama sekali tidak eligible untuk disetarakan Kelas 12 SMK, apalagi jurusan Akuntansi, seperti yang dinyatakan dalam surat keterangan Dirjen Dikti ini,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, UTS Insearch saat ini sudah tidak ada lagi alias dibubarkan.
Dengan alasan itu, Dokter Tifa menegaskan bahwa Gibran tidak memiliki ijazah SMA. Menurutnya, klaim pernah menempuh pendidikan di Orchid Park Secondary School, Singapura, juga patut dipertanyakan.
“Artinya memang Gibran ini tidak punya selembar pun ijazah SMA. Kalau dia pernah mengaku SMA di Singapore dengan nama Orchid Park Secondary School, pertanyaannya adalah: Mana Ijazahnya? Mana buktinya dia pernah sekolah setara SMA di Singapore, mana teman-temannya, mana foto-foto kegiatan selama SMA, mana Graduation atau Upacara Kelulusan SMA-nya?” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menilai keberadaan ijazah SMA menjadi krusial karena merupakan salah satu syarat untuk bisa maju sebagai calon wakil presiden.
“Kenapa soal SMA ini penting? Karena syarat untuk menjadi WAPRES adalah harus lulus dan punya ijazah SMA atau sederajat. Ijazah lho, bukan surat keterangan nggak jelas dan bodong!” cetusnya.
Dalam data KPU RI, sebagaimana dikutip pada laman infopemilu.kpu.go.id, menampilkan riwayat hidup dan motivasi Gibran menjadi cawapres. Bahkan, daftar riwayat pendidikan juga masih dapat diakses publik.
Gibran tercatat menempuh pendidikan SD di SD Negeri Mangkubumen Kidul 16 pada 1993-1999. Sementara pada jenjang SMP, Gibran mengenyam pendidikan di SMP Negeri 1 Surakarta pada 1999-2002.
Hal yang menarik, Gibran tercatat menempuh pendidikan SMA di luar negeri selama lima tahun. Putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) itu tercatat menempuh SMA di Orchid Park Secondary School Singapore pada 2002-2004, dan UTS Insearch Sydney pada 2004-2007.
Suami Selvi Ananda itu kemudian melanjutkan jenjang studi S1 di MDIS Singapore pada 2007-2009.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
