Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 September 2025 | 00.34 WIB

Penempatan Prajurit TNI di DPR dan Objek Lainnya Hanya Perbantuan, Kemhan Tegaskan Tak Ada Niat Darurat Militer

Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Frega Wenas. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Frega Wenas. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Saat ini sejumlah prajurit TNI berjaga di Komplek DPR/MPR, Jakarta. Beberapa objek lain juga dalam pengamanan tentara. Menurut Kementerian Pertahanan (Kemhan) hal itu merupakan bagian dari pelaksanaan tugas atas permohonan bantuan yang diajukan oleh Polri. Kemhan memastikan, TNI tidak mengambil alih tugas polisi. 

”Jadi, sudah disampaikan oleh bapak menhan di DPR, adapun pelibatan prajurit TNI yang dilihat oleh masyarakat umum saat ini itu adalah bentuk perbantuan TNI kepada polisi untuk menjamin situasi keamanan itu berjalan dengan lancar,” ungkap Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigjen TNI Frega Wenas saat diwawancarai di kantornya. 

Menurut Frega, langkah itu masih berkaitan dengan situasi dan kondisi keamanan beberapa waktu lalu. Yakni aksi demo berujung kerusuhan di berbagai daerah, termasuk di Jakarta. Dia menyatakan bahwa kondisi itu berdampak tidak hanya pada aspek keamanan, melainkan juga terasa efeknya pada aspek ekonomi di berbagai daerah. 

”Oleh karena itu, butuh keamanan dan stabilitas. Bentuk pelibatan TNI saat ini, yang tadi disampaikan ada di fasilitas umum, untuk menjamin tidak ada pihak-pihak, baik internal maupun eksternal, yang coba-coba mengganggu ataupun mungkin menciptakan potensi konflik, memprovokasi sehingga insiden-insiden kemarin terulang,” kata Frega. 

Pemerintah tidak ingin fasilitas-fasilitas umum yang dibangun menggunakan uang rakyat dirusak. Akibatnya bukan hanya tidak bisa digunakan, pemerintah harus kembali mengeluarkan uang negara untuk memperbaiki fasilitas tersebut. Menurut jenderal bintang satu TNI AD itu, uang yang dikeluarkan untuk melakukan perbaikan fasilitas umum tidak sedikit.  

”Sehingga yang harusnya jumlah itu bisa dialokasikan untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia akhirnya kita harus memperbaiki, merestorasi,” ujarnya. 

Dia pun menekan bahwa keberadaan prajurit TNI di berbagai lokasi bukan untuk tujuan lain. Apalagi sampai melakukan darurat militer. Menurut dia, TNI hanya melaksanakan tugas perbantuan sebagaimana yang diminta oleh Polri kepada TNI pada 30 Agustus lalu. Karena itu, saat ini para prajurit TNI masih bertugas di berbagai lokasi. 

”Jadi jangan dilihat kaca matanya, oh ini tentara ingin mengambil alih, tentara ingin darurat militer, saya tegaskan tidak ada sama sekali niatan untuk darurat militer. Niat kami adalah karena permintaan kapolri untuk perbantuan, tanggal 30 Agustus kepada panglima TNI. TNI itu membantu untuk menjaga kenyamanan, keamanan, stabilitas yang ada karena kita tahu bahwa saat ini prioritasnya adalah bagaimana Presiden Prabowo ingin meningkatkan kesehatan seluruh masyarakat Indonesia,” imbuhnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore