Bima Permana Putra (kiri) dan Eko Purnomo berhasil ditemukan Polda Metro Jaya setelah dilaporkan hilang. (Istimewa)
JawaPos.com-Polda Metro Jaya mengungkap bahwa dua dari tiga orang yang sempat dinyatakan hilang oleh Kontras pada akhir Agustus lalu, sudah ditemukan. Adalah Bima Permana Putra dan Eko Purnomo. Bima ditemukan di Kota Malang, sedangkan Eko ditemukan di Kalimantan Tengah.
“Tim Khusus Gabungan yang dibentuk Kapolda Metro Jaya berhasil menemukan Eko Purnomo dan Bima Purnama Putra,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Ade Ary Syam Indradi, kemarin (18/9).
Pencarian Eko ini, ujarnya, dilakukan setelah beredar informasi elektronik/postingan melalui medsos antara lain akun instragram Kontras terdapat empat orang korban yang diduga hilang. Ade Ary menyampaikan, tim awalnya melakukan pencarian dengan mengumpulkan keterangan dari pihak keluarga sehubungan dengan hilangnya Eko Purnomo.
"Dari keterangan orang tua Eko Purnomo, memang anaknya hilang dan tidak pulang ke rumah. Orang tua Eko juga memberitahukan bahwa anaknya sempat mengirim pesan Whatsapp memberitahukan dirinya pergi untuk bekerja di Kalimantan, " kata Ade Ary.
Ade Ary menuturkan Tim Polda Metro Jaya kemudian melakukan penyelidikan dengan cara melakukan analisa terhadap data dan keterangan orang tua Eko Purnomo di Dusun Kampung Desa, Desa Kuala Jelai, Kec. Kuala Jelai, Kab. Sukamara, Kalimantan Tengah. Tim juga melakukan pengecekan ke lokasi tersebut.
“Diketahui bahwa Eko Purnomo benar bekerja sebagai penangkap ikan di Kuala Jelai, Kab. Sukamara, Kalimantan Tengah," ungkap Ade Ary.
Menurut Ade Ary, tim gabungan kemudian melakukan koordinasi dengan Polsek Kuala Jelai, Polres Sukamara, Polda Kalimantan Tengah untuk melakukan bantuan pencarian. Saat ini, tim Polsek Kuala Jelai tengah melakukan pemeriksaan terhadap Eko Purnomo untuk mengetahui mengapa dirinya masuk dalam daftar orang hilang di aksi unjuk rasa Jakarta.
"Untuk Bima, kami temukan di Anggota Resmob Polda Metro Jaya di depan tempat ibadah wihara daerah klenteng. Yang bersangkutan dipastikan tidak ikut demo, " tutupnya. (*)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
