
Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat mengunjungi Mako Brimob Kwitang. (Mabes Polri)
JawaPos.com - Rumor pergantian pucuk pimpinan Korps Bhayangkara menguat dan menjadi perbincangan pada akhir pekan ini. Beredar kabar, Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan surat presiden (Surpres) berkaitan pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ke DPR.
Spekulasi yang berkembang, muncul nama Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Dedi Prasetyo. Bahkan, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Suyudi Ario Seto turut digadang-gadang masuk bursa Kapolri.
Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil belum mendengar kabar pergantian Kapolri. Ia mengklaim tidak mengetahui secara pasti soal sosok pengganti Listyo sebagai Kapolri.
"Ya kan mengangkat dan memberhentikan Kapolri itu kan kewenangan Presiden ya, jadi kalau memang ada Surpres itu berarti memang sudah sudah kewenangan itu, tapi saya nggak tahu persis, apa Surpres itu sudah dikirim ke DPR atau belum ya," kata Nasir kepada wartawan, Minggu (14/9).
Dia menegaskan, mekanisme pengangkatan maupun pemberhentian Kapolri, diatur jelas dalam Undang-Undang. Menurutnya, itu merupakan hak prerogatif presiden yang disetujui DPR.
"Jadi kita tunggu saja siapa. Namanya juga orang menebak karena sudah muncul nama inisial ya tentu orang meraba-raba kan biasa saja itu," ungkapnya.
Namun, Nasir menilai wajar jika nantinya Listyo Sigit bergeser pada jabatan lain di kabinet. Menurutnya, langkah tersebut bisa menjadi bentuk penghargaan Presiden kepada Kapolri.
Dia mencontohkan seperti Jenderal (Purn) Tito Karnavian yang diangkat menjadi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sejak era pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Meski demikian, itu merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo.
"Biasanya kalau begitu kan ada penghargaan kepada setiap Kapolri, kan seperti Tito Karnavian dijadikan Mendagri ya kan. Apakah kemudian beliau masuk dalam Kabinet Prabowo, ya itu kan semuanya kewenangan Prabowo itu," tegas Nasir.
Lebih lanjut, Nasir menambahkan penghargaan berupa penugasan baru di kabinet bisa menjadi cara Prabowo memberikan apresiasi kepada Listyo, yang telah memimpin institusi Polri selama ini.
"Tapi kan itu kalaupun ada masuk dalam Kabinet berarti penghargaan Prabowo kepada Kapolri karena telah membantu Presiden dalam menjaga keamanan ketertiban di dalam negeri begitu," imbuhnya.
Sementara, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan hingga saat ini tidak ada surat presiden (surpres) yang dikirim ke DPR terkait pergantian Kapolri.
“Sekadar memberikan tanggapan sekaligus meluruskan. Berkenaan dengan surpres pergantian Kapolri ke DPR, itu tidak benar,” ujar Prasetyo kepada wartawan, Sabtu (14/9).
Ia menambahkan, klarifikasi ini sekaligus menegaskan kembali pernyataan pimpinan DPR yang sebelumnya juga menyatakan belum ada surpres dari pemerintah mengenai pergantian Kapolri.
“Jadi belum ada surpres yang dikirim ke DPR mengenai pergantian Kapolri, sebagaimana juga sudah disampaikan pimpinan DPR, bahwa memang tidak ada surpres tersebut,” pungkasnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
