
Proses pelantikan kepengurusan baru periode 2025-2030 Perhimpunan Advokat Indonesia SAI di Jakarta. (Dok Peradi SAI)
JawaPos.com – Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (PERADI SAI) resmi melantik kepengurusan baru periode 2025–2030 pada Jumat (12/9) di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel.
Sebanyak 214 pengurus dari seluruh wilayah Indonesia dikukuhkan untuk menggerakkan roda organisasi, sekaligus memperkuat peran advokat dalam penegakan hukum dan pengabdian kepada masyarakat.
Ketua Umum PERADI SAI, Harry Ponto, menegaskan kepengurusan baru ini tidak hanya berfokus pada regenerasi dan penguatan integritas profesi, tetapi juga memperluas kontribusi sosial organisasi.
"Tema Bersatu Menjaga Integritas, Berkarya Menegakkan Keadilan bukan sekadar slogan, tetapi komitmen bersama untuk menjunjung tinggi etika profesi, memastikan advokat hadir dalam penegakan hukum, sekaligus memberi dampak positif bagi kehidupan masyarakat," ujarnya.
Salah satu langkah konkret untuk bisa berdampak pada kehidupan masyarakat adalah dengan melantik pengurus baru Komite Tanggung Jawab Sosial (CSR) yang diketuai oleh Hendra Widjaya, S.H., M.Kn., dan Wakil Ketua Sutra Dewi, S.H.; serta anggota bidang Elisabeth Tania, S.H., M.H.; Putri Safitri Yuninda, S.H.; Iqbal Hendriyasta, S.H.; Christien Natalia, S.H.; Christine Sutjipto, S.H., M.H.; dan Fally Avriantara, S.H., M.H.
Komite CSR ini akan menjadi garda terdepan dalam merancang dan menjalankan program sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat. Hendra menegaskan bahwa program kerja komite tidak hanya terbatas pada kegiatan bakti sosial, tetapi juga akan meluas ke bidang pendidikan, kemanusiaan, pemberdayaan komunitas, dan lingkungan.
"Peran CSR kini perlu ditempatkan sebagai bagian penting dari pengabdian profesi kepada masyarakat. Kami di PERADI SAI bertekad menjadikan CSR sebagai wujud nyata kepedulian advokat melalui program-program sosial, pendidikan, pemberdayaan, dan lingkungan. Semua kegiatan akan dijalankan dengan prinsip transparansi, keberlanjutan, dan solidaritas, agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas," jelas Hendra.
Komite CSR telah menyiapkan sejumlah program strategis, antara lain donor darah rutin, santunan yatim piatu, pembagian sembako, hingga bantuan bencana.
Di bidang pendidikan, akan ada penyuluhan hukum, program beasiswa, serta kelas literasi digital dan keamanan siber untuk pelajar dan masyarakat umum. Selain itu, pendampingan hukum dan pelatihan legalitas usaha bagi UMKM juga akan digelar untuk mendukung pemberdayaan ekonomi lokal.
Di sektor lingkungan, Komite CSR berencana mengadakan gerakan penanaman pohon, program urban farming, serta kampanye pengurangan plastik sekali pakai. Semua inisiatif ini diharapkan dapat mendorong gaya hidup berkelanjutan dan memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Dengan dilantiknya Komite CSR ini, Hendra berharap komite yang dipimpinnya bisa berperan aktif sebagai mitra strategis masyarakat dalam menciptakan perubahan sosial yang positif. "Komite CSR juga akan bersinergi dengan komite-komite lain di DPN PERADI SAI untuk melaksanakan program lintas bidang yang lebih terintegrasi bagi masyarakat,” tambah Hendra.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
