
Mantan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj (baju putih) berkunjung ke kediaman almarhum Affan Kurniawan (2/9). Affan adalah driver ojek online yang tewas dilindas mobil Brimob. (Hilmi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj takziah ke rumah duka almarhum Affan Kurniawan pada Selasa (2/9) sore. Kiai Said didampingi Ketua Ojek Online Indonesia Mulyono. Setelah berdoa bersama dengan ayah dan ibu Affan, Kiai Said menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara elit dan rakyat.
Seperti diketahui Affan meninggal pada Kamis (28/8) malam lalu. Dia meninggal dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob. Insiden tersebut menuai banyak sorotan. Bahkan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) sampai ASEAN mendesak dilakukan investigasi pelanggaran HAM, termasuk atas kematian Affan.
Kiai Said bersama rombongan dari Lembaga Persaudaraan Ormas Islam (LPOI) dan Lembaga Persaudaraan Ormas Keagamaan (LPOK) menekankan Indonesia adalah bangsa yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan mengedepankan musyawarah. Maka budaya silaturrahim atau berkunjung dan menyambungkan komunikasi, bisa menjadi jembatan yang dapat membuka berbagai ketersumbatan komunikasi dan menjauhkan kesalahpahaman antar pihak.
Dalam kesempatan tersebut Kiai Said menyampaikan, sebagai Ketua Umum LPOI dan LPOK serta komunitas Ojek Online pimpinan Mulyono ikut mengirim doa serta tahlilan di rumah Affan Kurniwan. "Sebagai bentuk dukungan spiritual dan solidaritas kemanusiaan yang telah menjadi tradisi bangsa Indonesia," kata Kiai Said.
Dia mengatakan tradisi silaturahmi dan komunikasi yang baik harus diperkuat. Supaya ukhuwah islamiyah (persaudaran sesama muslim), ukhuwah wathoniyah (persaudaran sebagai sesama warga bangsa) dan ukhuwah insaniyah (persaudaran sebagai sesama manusia) agar bangsa Indonesia semakin solid. Kemudian persatuan dapat terus terjaga.
"Bahwa ketersumbatan komunikasi antara elit dengan rakyat, dapat memicu ketersinggungan yang mengarah kepada ketidakpercayaan publik, yang pada saatnya bisa memicu aksi protes," jelasnya.
Kemudian protes yang tidak terkendali akan sangat mudah ditunggangi kelompok kepentingan dan sindikasi jahat. Sehingga berpeluang berubah menjadi aksi anarkis yang seharusnya tidak perlu terjadi.
Baginya hanya dengan memperkuat dan meningkatkan intensitas silaturrohim (berkunjung/anjang sana) bisa menjadi jembatan yang menghubungkan komunikasi antara elit bangsa dengan rakyat. Tidak hanya dengan silaturrahim, selanjutnya diperlukan upaya Silatul ilmi atau menyambungkan gagasan bersama. Serta silatul amal atau menyambungkan suatu rencana tindak dan silatul maal atau menyambungkan tali asih dan modal.
Semuanya bertujuan agar antara rakyat dengan para pemimpinnya terhubung. Kemudian bisa tumbuh saling percaya. Serta bisa saling bekerjasama dalam hal-hal yang positif dan menguntungkan bangsa dan negara.
Kiai Said berharap kedepan tidak ada celah bagi para provokator masuk di ruang kehidupan warga bangsa. Selaras dengan tersebut, Rakyat dan Para Pemimpinnya harus memperkuat kewaspadaan nasional. Caranya dengan melakukan deteksi dini dan membangun kesiapsiagaan nasional melalui banyak jalur.
"Karena musuh-musuh negara bisa datang dari mana saja, dari dalam maupun luar negeri," tandas Kiai Said yang juga Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
