
Influencer sekaligus Youtuber Ferry Irwandi menyampaikan orasi di atas mobil komando di depan Gedung DPR RI, Senin (1/9). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Sejumlah influencer ikut turun ke jalan dalam aksi demonstrasi di depan gedung DPR RI, Senin (1/9). Mereka yang hadir diantaranya Ferry Irwandi, Ge Pamungkas, dan kakak beradik Andovi dan Jovial da Lopez.
Mereka membaur dengan ratusan massa aksi yang berasal dari mahasiswa. Bahkan ikut menyampaikan orasi di atas mobil komando.
Dalam orasinya, Ferry Irwandi meminta agar aparat kepolisian segera membebaskan massa aksi yang masih ditahan. "Balikin temen-temen kami. Bebaskan temen-temen kami," ujar Ferry Irwandi di atas mobil komando.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat untuk saling melindungi, bukan saling menjatuhkan. "Saling jaga, saling lindungi. Kita tinju ke atas bukan ke samping, betul?", ucapnya.
Lebih jauh, Ferry Irwandi mengungkapkan bahwa Indonesia layak mendapatkan pemerintahan dan Anggota DPR yang lebih baik. "Negara ini layak untuk dapat pemerintahan yang lebih baik, betul? Negara ini layak untuk dapat perwakilan yang lebih baik, betul?" katanya.
Pendiri Malaka Project itu juga meminta agar massa aksi berhati-hati dari upaya penyusupan dan provokasi dari pihak lain yang ingin merusak gerakan mahasiswa dan masyarakat sipil.
"Jangan mau disusupi, jangan mau di provokasi. Penjahatnya bukan kita tapi mereka betul? Yang bakar bukan kita tapi mereka betul?", tegasnya.
Ribuan aparat keamanan kembali dikerahkan untuk mengawal aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah aliansi masyarakat dan mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, Senin (1/9).
Polisi memastikan pengamanan dilakukan secara humanis, tanpa senjata api, demi kelancaran penyampaian aspirasi publik. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengatakan lebih dari lima ribu personel gabungan disiagakan khusus untuk pengamanan di DPR.
"Khusus pengamanan di DPR ada 5.369 personel," ujar Susatyo, Senin (1/9).
Susatyo menegaskan bahwa massa aksi dilarang melakukan tindakan anarkis seperti membakar ban, merusak fasilitas umum, atau menutup jalan. "Kami ingin memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya. Pengamanan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran penyampaian aspirasi publik," ucapnya.
"Silakan menyampaikan pendapat, tetapi tetap dalam koridor hukum dan ketertiban. Kami hadir untuk memastikan semuanya berjalan dengan aman dan kondusif," tambahnya.
Polisi juga menyiapkan skenario pengalihan arus lalu lintas secara situasional. Warga diminta menghindari kawasan DPR selama aksi berlangsung dan disarankan mencari jalur alternatif.
"Kami memohon pengertian masyarakat. Keselamatan dan kenyamanan bersama menjadi prioritas kami," ucap Susatyo.
Selain itu, Susatyo mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi informasi bohong atau hoaks di media sosial. "Jangan terprovokasi oleh berita negatif. Bijaklah dalam menerima informasi dan tetap jaga persatuan," kata dia.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
