Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Agustus 2025 | 02.56 WIB

PAN Fokus pada Pemberdayaan dan Lingkungan

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. (Istimewa) - Image

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. (Istimewa)

JawaPos.com–Peringatan Hari Ulang Tahun ke-27 Partai Amanat Nasional (PAN) dimanfaatkan sebagai momentum refleksi dan penguatan komitmen kepada rakyat. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menegaskan, seluruh kader PAN, baik yang berada di legislatif maupun eksekutif, harus menunjukkan kerja nyata yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Saya tegaskan dari panggung HUT PAN ini, sekali lagi saya perintahkan kepada seluruh menteri PAN, anggota DPR PAN, seluruh kader PAN di mana pun berada, bantu rakyat. Kerja nyata, yang langsung dirasakan hasilnya oleh masyarakat,” tegas Zulhas sapaan akrab Zulkifli Hasan.

Zulhas menyebut, banyak kader PAN saat ini mengisi posisi strategis di pemerintahan dan parlemen. Oleh karena itu, mereka memiliki tanggung jawab besar untuk hadir dan memberikan solusi bagi persoalan rakyat.

Dia juga menargetkan PAN bisa meraih peringkat tiga besar pada Pemilu 2029. Untuk mewujudkannya, dia mengajak seluruh kader PAN untuk selalu melakukan aksi nyata kepada rakyat, tidak menunggu jelang Pemilu. 

''Jangan sampai rakyat bilang, PAN itu hanya datang waktu butuh suara. Tidak. Rakyat berkata, PAN itu hadir di kala susah, hadir di kala senang, hadir membawa manfaat. Kalau itu yang rakyat rasakan, barulah kita pantas menyebut diri sebagai pengemban amanah,'' tambah Zulkifli Hasan.

Selain itu, Zulhas juga menyoroti pentingnya pemberdayaan masyarakat dibanding hanya memberi bantuan langsung. Bantuan seperti bansos tetap penting, tapi masyarakat harus dilibatkan dalam solusi jangka panjang.

''Kita harus melangkah lebih maju. Intinya adalah pemberdayaan. Yang dibutuhkan rakyat itu kemudahan dan keberpihakan,'' kata Zulkifli Hasan.

Dia mencontohkan kemudahan akses masyarakat menjadi agen pupuk, agen minyak goreng, hingga pangkalan gas melon atau 3 kilogram. Tak hanya soal ekonomi kerakyatan, Zulhas juga mengajak kadernya mulai fokus pada isu lingkungan. Zulhas menyebut ekonomi sirkuler dan pengurangan food waste sebagai prioritas baru partai.

“Rata-rata orang Indonesia menyisakan 180 kilogram makanan per tahun. Atau sekitar 250 gram sekali makan. Itu tersisa. Ini harus jadi perhatian. Kita harus mulai dari rumah masing-masing, mulai dari diri sendiri,'' tambah Zulkifli Hasan.

Zulhas yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Pangan juga akan memastikan program pemerintah berdampak terhadap masyarakat. Kini, dia juga mengawal program-program berbasis lingkungan seperti pengelolaan sampah menjadi energi (waste to energy).

Dia berjanji, dalam dua tahun, masalah pengolahan sampah di Bantar Gebang bisa rampung.

''Saya janji, dua tahun selesai. Yang besar-besar seperti Bantar Gebang dan lainnya, itu dua tahun selesai,'' ujar Zulkifli Hasan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore