Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Juli 2026 | 00.51 WIB

PAN Nonaktifkan Syah Afandin dari Jabatan Ketua DPW Sumut usai Terjaring OTT KPK

Viva Yoga Mauladi - Image

Viva Yoga Mauladi

JawaPos.com - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menyatakan partainya telah menonaktifkan Bupati Langkat Syah Afandin dari jabatan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sumatera Utara (Sumut). Keputusan tersebut diambil setelah Syah Afandin terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"PAN merasa sedih dan prihatin atas kasus pelanggaran hukum yang dilakukan oleh kader PAN, Syah Afandin, Bupati Langkat. PAN telah menonaktifkan Syah Afandin sebagai Ketua DPW PAN Sumatera Utara dan kepemimpinan PAN Sumatera Utara diambil alih oleh DPP PAN," kata Viva kepada wartawan, Jumat (3/7).

Viva menegaskan, PAN menghormati sepenuhnya proses hukum yang tengah berjalan di KPK. Menurutnya, perkara yang menjerat Syah Afandin merupakan tanggung jawab pribadi dan tidak mencerminkan nilai-nilai yang diperjuangkan partai.

"PAN menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang dilakukan oleh KPK secara profesional, obyektif, dan transparan. PAN menegaskan bahwa pelanggaran hukum ini merupakan tanggung jawab pribadi karena justru bertentangan dengan platform dan Garis Perjuangan PAN dalam membangun pemerintahan yang bersih," ujarnya.

Ia juga mengingatkan, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan selama ini terus menekankan pentingnya menjaga integritas kepada seluruh kader, terutama yang menduduki jabatan di eksekutif maupun legislatif.

"Tidak henti-hentinya, Ketua Umum DPP PAN, Bang Zulkifli Hasan selalu mengingatkan dan berbicara keras kepada kader PAN yang berada di lembaga eksekutif dan legislatif untuk senantiasa menjaga integritas, patuh pada hukum, berhati-hati dalam bersikap dan bertindak di saat menjalankan tugas," ucapnya.

Lebih lanjut, Viva menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kasus yang melibatkan kader PAN. Ia menegaskan, partainya akan memperkuat pembinaan karakter serta meningkatkan kapasitas kader agar dapat menjalankan amanah dengan baik.

"PAN memohon maaf atas kasus pelanggaran hukum dari kader. PAN akan terus melakukan pembinaan watak dan karakter kader serta meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam menjalankan tugasnya," tegasnya.

KPK OTT Bupati Langkat Syah Afandin terkait dugaan fee proyek

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Langkat, Syah Afandin, pada Kamis (2/7). Selain Bupati, tim penindakan KPK turut mengamankan enam orang lainnya dalam giat penindakan tersebut.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore