Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Agustus 2025 | 19.35 WIB

Pasukan Khusus TNI Semakin Kuat, Kopassus, Korps Marinir, dan Kopasgat di Bawah Komando Bintang Tiga

Ilustrasi Prajurit Kopassus TNI AD. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Ilustrasi Prajurit Kopassus TNI AD. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto membuktikan komitmennya untuk memperkuat TNI. Dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer besok (10/8), Prabowo akan mengukuhkan penguatan seluruh pasukan khusus TNI. Baik Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD, Korps Marinir TNI AL, maupun Komando Pasukan Gerakan Cepat (Kopasgat) TNI AU. Tiga pasukan khusus tersebut akan dipimpin oleh jenderal bintang tiga. 

Merujuk Surat Keputusan Bernomor Kep/1033/VIII/2025 tertanggal 6 Agustus 2025, Kopassus akan dipimpin oleh Mayjen TNI Djon Afriandi. Dengan perubahan jabatan komandan jenderal (danjen) Kopassus menjadi panglima Kopassus, maka pangkat Djon Afriandi naik dari mayjen TNI menjadi letjen TNI. Dia akan mendapat kenaikan pangkat dari jenderal bintang dua TNI AD menjadi jenderal bintang tiga Angkatan Darat. 

Serupa dengan Djon, Mayjen TNI (Mar) Endi Supardi akan naik pangkat menjadi Letjen TNI (Mar) Endi Supardi. Jabatannya yang semula komandan Korps Marinir berubah menjadi panglima Korps Marinir. Pun demikian dengan Marsekal Muda TNI Deny Muis. Dia akan naik pangkat menjadi Marsekal Madya TNI Deny Muis dan menduduki jabatan panglima Kopasgat yang sebelumnya dipimpin oleh seorang komandan Kopasgat

Perubahan berupa peningkatan pangkat dan jabatan itu disertai dengan penguatan masing-masing pasukan khusus TNI. Kopassus  akan mendapat tambahan enam grup sekaligus. Kemudian akan mendapat tambahan lima batalyon infanteri (yonif) Marinir. Sementara Kopasgat akan memiliki dua batalyon parako pasgat, dua batalyon arhanud pasgat, serta mendapat tambahan Denmatra 3 Pasgat. Semuanya akan dikukuhkan secara bersamaan. 

”Peningkatan status dan validasi organisasi itu merupakan cerminan dari kebutuhan taktis dan strategis yang nyata. Di era ancaman non-konvensional dan hibrida, kita memang butuh satuan-satuan yang lebih fleksibel, berdiri sendiri, dan siap digerakkan secara cepat,” ungkap pemerhati isu-isu militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi pada Sabtu (9/8). 

Koordinator Lapangan Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menyampaikan bahwa upacara besok memang menjadi perwujudan nyata dari visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat postur pertahanan negara. 

”Ini dilakukan dengan maksud sebagai manifestasi konkret perwujudan Asta Cita Bapak Presiden RI yang menegaskan kembali tentang komitmen untuk memperkuat postur pertahanan negara dengan mengutamakan kemandirian, keunggulan operasional, dan teknologi pertahanan serta kesiapsiagaan,” ujarnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore