Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Agustus 2025 | 13.00 WIB

Kementerian Komdigi Targetkan Rancangan Peta Jalan AI Rampung pada September

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria. (Istimewa). - Image

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria. (Istimewa).

JawaPos.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Nezar Patria mengungkapkan bahwa rancangan awal Peta Jalan AI telah selesai disusun setelah melalui serangkaian diskusi dengan berbagai pemangku kepentingan. Bahkan, Komdigi menargetkan proses penyusunan dapat rampung secara keseluruhan pada akhir September.

“Ada 7 pokja yang terlibat, dan setiap kali diskusi diikuti dengan cukup antusias oleh para stakeholder, bisa mencapai 300–350 orang sekali diskusi, dan kita sudah melakukan rangkaian diskusi ini kurang lebih 21 kali pertemuan,” ujar Nezar dalam acara peluncuran AI for All: Protecting Indonesians from Spam and Scam di Kantor Pusat PT Indosat Tbk, Jakarta Pusat, dikutip Jumat (8/8).

Nezar berharap hasil perancangan Peta Jalan AI tersebut benar-benar mencerminkan kepentingan seluruh pihak yang terlibat. Tahapan selanjutnya adalah menggelar konsultasi publik terhadap rancangan awal sebelum mengirimkan draft final ke Kementerian Sekretariat Negara.

“Langkah berikutnya adalah kita akan buat konsultasi publik, lalu penyusunan draft, dan lalu kita akan kirimkan ke Setneg dan nanti akan dilakukan semacam harmonisasi dengan Kementerian Hukum,” ucap Nezar.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, mengungkapkan bahwa rancangan Peta Jalan AI ini juga mencakup Peraturan Presiden (Perpres) yang segera memasuki tahap konsultasi publik.

“Memang ada 2 rancangan, yang tadi adalah Peta Jalan, termasuk dengan buku putihnya. Satu lagi adalah rancangan Perpres untuk safety and security, keamanan dan keselamatan AI. Jadi ada dua set yang dalam waktu dekat ini kita akan lakukan konsultasi publik,” kata Edwin.

Menurut Edwin, rancangan Peta Jalan AI akan diunggah ke situs resmi untuk mengundang masukan publik sebelum peluncuran resmi.

“Ini proses untuk perancangan draft Perpres ini, seperti Pak Wamen sampaikan, sudah cukup lama sebenarnya. Dimulai dari kajiannya di Februari, Maret, diskusi intens selama 2–3 bulan terakhir itu dengan 21 kali pertemuan anggota Pokja 433, dan melibatkan 40 K/L,” pungkas Edwin.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore