
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria. (Istimewa).
JawaPos.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Nezar Patria mengungkapkan bahwa rancangan awal Peta Jalan AI telah selesai disusun setelah melalui serangkaian diskusi dengan berbagai pemangku kepentingan. Bahkan, Komdigi menargetkan proses penyusunan dapat rampung secara keseluruhan pada akhir September.
“Ada 7 pokja yang terlibat, dan setiap kali diskusi diikuti dengan cukup antusias oleh para stakeholder, bisa mencapai 300–350 orang sekali diskusi, dan kita sudah melakukan rangkaian diskusi ini kurang lebih 21 kali pertemuan,” ujar Nezar dalam acara peluncuran AI for All: Protecting Indonesians from Spam and Scam di Kantor Pusat PT Indosat Tbk, Jakarta Pusat, dikutip Jumat (8/8).
Nezar berharap hasil perancangan Peta Jalan AI tersebut benar-benar mencerminkan kepentingan seluruh pihak yang terlibat. Tahapan selanjutnya adalah menggelar konsultasi publik terhadap rancangan awal sebelum mengirimkan draft final ke Kementerian Sekretariat Negara.
“Langkah berikutnya adalah kita akan buat konsultasi publik, lalu penyusunan draft, dan lalu kita akan kirimkan ke Setneg dan nanti akan dilakukan semacam harmonisasi dengan Kementerian Hukum,” ucap Nezar.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, mengungkapkan bahwa rancangan Peta Jalan AI ini juga mencakup Peraturan Presiden (Perpres) yang segera memasuki tahap konsultasi publik.
“Memang ada 2 rancangan, yang tadi adalah Peta Jalan, termasuk dengan buku putihnya. Satu lagi adalah rancangan Perpres untuk safety and security, keamanan dan keselamatan AI. Jadi ada dua set yang dalam waktu dekat ini kita akan lakukan konsultasi publik,” kata Edwin.
Menurut Edwin, rancangan Peta Jalan AI akan diunggah ke situs resmi untuk mengundang masukan publik sebelum peluncuran resmi.
“Ini proses untuk perancangan draft Perpres ini, seperti Pak Wamen sampaikan, sudah cukup lama sebenarnya. Dimulai dari kajiannya di Februari, Maret, diskusi intens selama 2–3 bulan terakhir itu dengan 21 kali pertemuan anggota Pokja 433, dan melibatkan 40 K/L,” pungkas Edwin.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
