
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra (kedua dari kiri) mengungkap kematian diplomat Kemlu, Arya Daru Pangayunan. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) akhirnya buka suara atas hasil penyelidikan kematian salah satu stafnya, Arya Daru Pangayunan (ADP). Kemlu memastikan akan memberikan pendampingan penuh pada keluarga almarhum.
Dalam pernyataan resmi yang disampaikan Rabu (30/7) malam, instansi yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono ini menegaskan, bahwa pihaknya mengikuti dengan seksama informasi resmi dari Polda Metro Jaya (PMJ) yang disampaikan pada 29 Juli 2025, terkait hasil penyelidikan wafatnya ADP.
Kemlu mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh tim penyelidik Polda Metro Jaya dan para ahli yang dilibatkan selama proses penyelidikan. Tak hanya itu, Kemlu juga menghargai atensi serta berbagai masukan yang telah disampaikan oleh semua pihak terkait dengan wafatnya ADP.
“Sejak awal proses penyelidikan, Kemlu telah bekerja sama dan berkomunikasi dengan keluarga, penyelidik polisi, maupun pihak terkait lainnya untuk mengungkap kasus ini secara terang-benderang,” tulis Kemlu dalam laman resminya.
Dukungan penuh ini dilakukan dengan pemberian akses terhadap seluruh informasi dan berbagai hal terkait kepada keluarga, penyelidik, dan para ahli, termasuk Komnas HAM. Selain itu, Kemlu juga memfasilitasi pengumpulan seluruh keterangan dan alat bukti yang diperlukan oleh kepolisian.
“Kemlu berada bersama-sama istri dan dua anak almarhum, beserta keluarga besar almarhum dalam menghadapi masa-masa sulit ini. Kepergian almarhum ADP meninggalkan duka mendalam bagi Kemlu,” pernyataan Kemlu lebih lanjut.
Kepergian ADP disebut telah memberikan dampak emosional mendalam terhadap rekan kerja dan keluarga besar Kemlu lainnya. Mengingat almarhum dikenal sebagai pribadi yang baik dan ramah, rekan kerja yang berdedikasi, serta senior yang mengayomi.
Kasus ini sendiri telah menjadi atensi penuh dari Menlu Sugiono. Ia disebut telah mengunjungi rumah duka di Jogjakarta untuk memberikan belasungawa dan dukungan moril.
Selain itu, pihaknya juga memberikan layanan konseling psikologi bagi keluarga almarhum. Kemlu memastikan akan terus memberikan dukungan penuh pada keluarha almarhum.
“Kemlu akan terus mendampingi keluarga besar Alm dalam proses pengungkapan kasus ini secara empatik, terbuka dan objektif,” tegasnya.
Sementara itu, terkait adanya dugaan stres akibat beban kerja yang dialami oleh ADP, Kemlu turut menegaskan, bahwa pihaknya telah memberikan berbagai dukungan kepada seluruh staff dan keluarga Kemlu yang membutuhkan. Termasuk layanan konseling psikologi dan psikiatri. Layanan in-house ini disediakan sejak lama guna membantu staf Kemlu dan keluarganya yang terdampak dari aktivitas dan penugasan kedinasan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
