
Arya Daru Pangayunan (ADP), 39, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI. (Radar Jogja).
JawaPos.com - Seorang perempuan bernama Vara disebut pernah check in sebanyak 24 kali bersama diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru. Polda Metro Jaya diminta mendalami keterangan Vara, termasuk memeriksa suami perempuan tersebut.
Berkaitan dengan hal itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya menyampaikan bahwa pihaknya tengah mempertimbangkan pemeriksaan tersebut. Jika memang dianggap penting, bukan tidak mungkin penyidik memeriksa suami Vara. Mengingat kasus meninggalnya Arya Daru belum ditutup.
”Nanti kami lihat urgensinya seperti apa. Itu kan permintaan dari pihak pendamping keluarga inti tadi,” ungkap Budi Hermanto pada Jumat (28/11).
Permintaan pendalaman terhadap Vara dan pemeriksaan suami perempuan tersebut disampaikan oleh penasihat hukum keluarga almarhum Arya Daru saat melakukan audiensi dengan penyidik Polda Metro Jaya pada Rabu (26/11). Mereka ingin para pihak terkait yang berkomunikasi dengan Arya Daru sebelum tewas didalami.
Sebelumnya, Kombes Budi Hermanto menegaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan keluarga inti Arya Daru Pangayunan. Khususnya berkaitan dengan beberapa hal yang dinilai sebagai privasi diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) tersebut.
”Kami akan koordinasi dengan keluarga inti. Kami tekankan kami akan berkoordinasi dengan keluarga inti. Apakah keluarga inti sudah siap menerima temuan dari penyidik? Ini kan harus disampaikan. Ada informasi-informasi yang harus kita jaga, apalagi yang bersangkutan sudah meninggal dunia,” jelasnya.
Menurut Budi, privasi Arya Daru yang ditemukan tewas di kamar kosnya beberapa bulan lalu harus dijaga. Kalau pun perlu disampaikan, hanya keluarga inti yang berhak mengetahui. Menurut dia, tidak seharusnya privasi almarhum disampaikan kepada publik. Apalagi yang bersangkutan sudah meninggal dunia dan telah dimakamkan.
”Ini ada privasi yang harus kita jaga. Apakah kita akan menjadi orang yang selalu mengungkap aibnya orang lain, ini harus kita jaga bersama. Jadi, kami akan berkoordinasi dengan keluarga inti. Apakah ini akan kami sampaikan bagaimana tanggapan keluarga inti. Kami tekankan sekali lagi, keluarga inti. Artinya istri dan orang tua. Apakah sudah siap untuk menerima temuan kami,” terang dia.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
