Kaesang Pangarep resmi terpilih sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) periode 2025-2030. (Istimewa)
JawaPos.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) telah menggelar Kongres 2025 di Solo, Jawa Tengah, pada 19-20 Juli 2025. Perhelatan Kongres PSI 2025 itu menetapkan Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum melalui hasil Pemilu Raya.
Sebab, Kaesang berhasil memperoleh suara terbanyak dalam gelaran Pemilu Raya PSI, yakni sebanyak 65,28 persen. Terpilihnya putra bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) itu mengharuskan dirinya menyusun pengurus DPP PSI periode 2025-2030.
Sejumlah nama mencuat sebagai kandidat kuat untuk mengisi posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen), termasuk Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dan tokoh muda PSI Ronald Aristone Sinaga alias Bro Ron. Nama Bro Ron menyita perhatian setelah mencalonkan diri menjadi ketua umum dalam Pemilu Raya PSI.
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menyebut wajar bila Kaesang mulai menyusun struktur internal sejak dini. Menurutnya, siapa yang pantas atau tidak pantas menjadi Sekjen merupakan sesuatu yang sangat relatif.
“Pantas tak pantas tentu sangat relatif. Tergantung dari sudut mana melihatnya, pasti PSI punya standar sendiri,” kata Adi dikonfirmasi, Minggu (27/7).
Nama Bro Ron memang belum terlalu dikenal publik luas, berbeda dengan Raja Juli yang saat ini tengah menjadi menteri pada Kabinet Merah Putih. Bahkan, Raja Juli juga merupakan Sekjen era sebelumnya.
Sementara, Bro Ron yang dikenal sebagai influencer kerap aktif menyuarakan berbagai keresahan masyarakat melalui media sosial. Namun, Adi menilai keputusan sepenuhnya berada di tangan Kaesang dan pengurus inti PSI.
“Mungkin bagi publik Bro Ron tak terlampau familiar, tapi kalau PSI berkehendak Bro Ron yang jadi Sekjen, pasti jadi itu barang,” ujarnya.
Adi mengingatkan, realitas internal partai politik sering kali tidak sejalan dengan harapan atau persepsi publik. Apalagi, PSI selama ini dikenal sebagai partai yang punya narasi unik dalam membangun kaderisasi dan kepemimpinan.
“Realitas partai seringkali berbeda dengan persepsi publik secara umum,” tuturnya.
Ia menilai, langkah Kaesang mengutak-atik struktur partai menunjukkan bahwa PSI sedang bersiap menyongsong fase baru, terlepas dari hasil Pemilu 2024. Terlebih, penentuan Sekjen bukan hanya soal figur populer, tetapi juga siapa yang paling bisa bekerja sama dengan ketua umum dan memahami ideologi partai. Tak juga dipungkiri, PSI perlu bekerja keras dalam menyiapkan strategi untuk bisa lolos ke parlemen pada 2029 mendatang.
Sementara, pihak DPP PSI tidak menggubris konfirmasi yang dilayangkan JawaPos.com terkait proses penyusunan pengurus periode 2025-2030.
Terpilihnya Kaesang kembali menjadi ketua umum setelah meraih suara terbanyak dalam hasil e-voting Pemilu Raya PSI yang dibuka sejak 12 hingga 18 Juli 2025. Kaesang meraih 65,28 persen suara, mengalahkan dua kandidat lainnya, yakni Bro Ron 22,23 persen dan Agus Mulyono Herlambang 12,49 persen.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
