
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mentawai Rudi menyampaikan bahwa jumlah total korban yang terdata mencapai 18 orang. (istimewa)
JawaPos.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan kronologi insiden kecelakaan kapal terbalik di Perairan Selat Sipora, Mentawai, Sumatera Barat, pada Senin (14/7). Dalam laporan terakhir sebanyak 18 orang penumpang yang sebelumnya hilang, dinyatakan telah ditemukan.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud menyampaikan, berdasarkan laporan awal, kapal jenis long boat berbahan kayu dengan mesin 3 x 40 PK ini bertolak dari Sikakap menuju Tuapejat pada pukul 07.00 LT dan berangkat dari pelabuhan rakyat milik swasta, yakni Wisma Lestari. Lalu, kapal mengalami kecelakaan pada pukul 11.00–12.00 LT akibat gelombang tinggi mencapai 3–4 meter di wilayah Selat Sipora, yang menyebabkan kapal terbalik.
Informasi ini sebagaimana laporan Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Sikakap, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. "Kami turut prihatin atas musibah kecelakaan kapal tersebut. Berdasarkan laporan terakhir yang diterima dari Kantor UPP Kelas III Sikakap, seluruh penumpang berjumlah 18 orang yang sebelumnya ada yang dilaporkan hilang telah ditemukan dalam keadaan selamat," kata Muhammad Masyhud dalam keterangannya, Selasa (15/7).
Pihaknya memastikan, seluruh penumpang telah dievakuasi menuju Pelabuhan Tuapejat dengan menggunakan kapal BASARNAS. Adapun unsur yang terlibat dalam proses pencarian dan penyelamatan ini terdiri dari BASARNAS, TNI AL, POLRI, UPP Sikakap, serta masyarakat setempat.
Masyhud juga memastikan proses investigasi masih terus berjalan. Dalam hal ini pihaknya turut serta melibatkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Ditjen Perhubungan Laut akan terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk KNKT untuk memastikan proses investigasi atas kejadian ini berjalan sesuai ketentuan," pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mentawai Rudi menyampaikan bahwa jumlah total korban yang terdata mencapai 18 orang. Dia menyebut, tujuh korban sudah berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat. Sementara 11 korban lainnya hilang.
"Hari ini kami dari Tim SAR Gabungan pukul 7.00 kembali melaksanakan pencarian terhadap 11 korban yang masih dalam pencarian. Adapun 11 korban tersebut belum ditemukan," kata dia melalui keterangan resmi dalam bentuk video.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
