Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 Juli 2025 | 23.55 WIB

Dua Hari Tak Turun Hujan, BNPB Minta Waspadai Cuaca Ekstrem Akhir Pekan Ini, Khususnya di Indonesia Timur

Cuaca ekstrem di Surabaya, adanya potensi hujan es selama tiga hari ke depan, warga diminta waspada. (Riana Setiawan / Jawa Pos) - Image

Cuaca ekstrem di Surabaya, adanya potensi hujan es selama tiga hari ke depan, warga diminta waspada. (Riana Setiawan / Jawa Pos)

JawaPos.com - Dua hari belakangan hujan tidak turun di Jakarta. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dilaksanakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan instansi terkait lainnya terbukti berhasil menekan potensi terjadinya hujan dengan intensitas tinggi. Banjir yang sempat melanda pun dapat ditangani dengan lebih baik. 

Meski begitu, BNPB tetap meminta masyarakat waspadai cuaca ekstrem pada musim kemarau basah. Apalagi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat beberapa gelombang yang kembali aktif. Gelombang tersebut berpotensi berdampak signifikan di beberapa wilayah Indonesia pada Sabtu (12/7). Khususnya di wilayah bagian timur. 

”Potensi risiko cuaca ekstrem juga terpantau untuk wilayah Indonesia bagian timur. Terdapat peningkatan aktivitas gelombang atmosfer yang memicu curah hujan yang tinggi,” ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari kepada awak media pada Jumat (11/7). 

Karena itu, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi risiko bencana hidrometeorologi di musim kemarau basah. Masyarakat diminta terus mengikuti perkembangan prakiraan cuaca secara berkala untuk mendapatkan informasi potensi risiko akibat hujan atau cuaca ekstrem lainnya.  

”Pemerintah Daerah diharapkan dapat memeriksa secara rutin infrastruktur mitigasi banjir seperti penguatan tanggul dan pembersihan saluran drainase primer,” ujarnya.

Khusus untuk masyarakat, Abdul Muhari menyampaikan bahwa masyarakat dapat berpartisipasi dalam pencegahan risiko bencana dari lingkup terkecil atau keluarga. Caranya dengan membersihkan saluran air, memeriksa kekuatan atap dan bangunan rumah, memangkas pepohonan yang rawan tumbang, serta menyusun rencana evakuasi bersama keluarga. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore