
Ilustrasi. JENAZAH PEMBUNUHAN
JawaPos.com - Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menetapkan dua tersangka atas kasus tewasnya Brigadir Muhammad Nurhadi. Keduanya merupakan perwira di lingkungan Polda NTB. Mereka adalah Kompol I Made Yogi Purusa Utama dan Ipda Haris Candra. Kini kedua tersangka sudah ditahan di Mapolda NTB.
”Ya (sudah) kami tahan,” kata Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB AKBP Catur Erwin Setiawan sebagaimana dilansir Lombok Post (Jawa Pos Group) pada Selasa (8/7).
Selain kedua polisi tersebut, Polda NTB juga menahan seorang perempuan berinisial M. Perempuan tersebut turut ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir Nurhadi. Para tersangka itu ditahan berdasar 2 Surat Perintah Penahanan (SPH), yakni SPH 81 dan SPH 82. ”Penyidikannya masih berjalan,” tutur Catur.
Penyidik Polda NTB menjerat Kompol Yogi dan Ipda Haris dengan Pasal 351 Ayat (3) tentang dugaan penganiayaan yang menyebabkan orang meninggal dunia dan atau Pasal 359 tentang kealpaan yang menyebabkan orang meninggal dunia. Polda NTB mengakui berkas perkara kasus itu sudah sempat dilimpahkan. ”Tetapi, ada petunjuk (dari jaksa peneliti) yang harus dilengkapi,” imbuhnya.
Dirtahti Polda NTB AKBP Ahmad Rifai pun membenarkan pihaknya sudah menerima penitipan penahanan dari Ditreskrimum Polda NTB. Kedua tahanan yang dititipkan itu merupakan oknum polisi yang menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir Nurhadi.
"Penitipan penahanannya dilakukan (sampai) 20 hari ke depan,” imbuh Rifai.
Di sisi lain, Suhartono selaku penasihat hukum Kompol Yogi menyatakan, pihaknya menghormati setiap proses hukum yang berjalan. Hingga kini belum ada langkah apa pun yang bakal dilakukan pasca Kompol Yogi ditahan oleh Polda NTB. Semua hal masih didiskusikan oleh penasihat hukum.
Sebelumnya, Brigadir Nurhadi ditemukan tewas di kolam renang salah satu vila di Gili Trawangan pada Rabu, 16 April 2025. Korban sempat dievakuasi ke Klinik Warna Medica untuk mendapat pertolongan. Namun, nyawanya tidak tertolong, sehingga jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
