Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 17 Juni 2025 | 04.58 WIB

Kronologi Penembakan Prajurit TNI AD Serka Segar Mulyana oleh OPM di Yahukimo Papua Pegunungan

Dua personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 gugur dalam baku tembak dengan OPM di Papua, yang mengklaim bertanggung jawab atas insiden tersebut.(Istimewa) - Image

Dua personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 gugur dalam baku tembak dengan OPM di Papua, yang mengklaim bertanggung jawab atas insiden tersebut.(Istimewa)

JawaPos.com - Kabar duka datang dari Tanah Papua. Seorang prajurit TNI AD bernama Serka Segar Mulyana gugur pada Senin (16/6).

Dia ditembak oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) saat melaksanakan tugas di Yahukimo. Mabes TNI turut memberi atensi atas peristiwa penembakan itu. Mereka menjelaskan kronologi penembakan Serka Segar. 

Berdasar data yang berhasil dihimpun oleh Mabes TNI, peristiwa penembakan Serka Segar diawali pada pukul 08.00 WIT.

Saat itu, Serka Segar Mulyana mengikuti apel pagi di Makodim 1715/Yahukimo. Usai apel, korban melakukan pemeriksaan kondisi anggota Kodim Yahukimo yang sedang sakit. Di Kodim Yahukimo, dia memang bertugas sebagai bintara kesehatan.

Usai memeriksa anggota Kodim Yahukimo yang sedang sakit, sekitar pukul 09.50 WIT Serka Segar bersama tiga prajurit TNI AD lainnya bertolak menuju RSUD Dekai.

Mereka mendatangi rumah sakit tersebut untuk berkoordinasi mengenai pengadaan obat bagi prajurit yang membutuhkan perawatan medis. 

Setelah urusan di rumah sakit selesai, Serka Segar kembali ke markas. Dia kembali ke markas sendirian untuk mengantarkan obat.

Nahas, dalam perjalanan pulang itu, sekitar pukul 10.45 WIT, dia disergap dan ditembaki oleh kelompok separatis OPM di Jembatan Kali Biru.

”Tembakan tersebut sontak menggegerkan warga sekitar dan memicu respons cepat dari personel Kodim 1715/Yahukimo,” kata Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi pada Senin malam. 

Para prajurit dari Kodim 1715/Yahukimo mendapati jenazah Serka Segar di tepi jalan. Dia tergeletak bersama sepeda motornya.

Sempat dievakuasi ke RSUD Dekai, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 11.10 WIT. TNI menduga serangan itu dilakukan oleh OPM di bawah kendali Elkius Kobak. 

”TNI sangat berduka atas gugurnya Serka Segar, prajurit yang menjalankan tugas kemanusiaan dengan penuh tanggung jawab. Kepada keluarga besar almarhum, kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya. TNI mengecam keras aksi biadab dan tidak berperikemanusiaan yang dilakukan OPM,” kata Kristomei. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore