Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pada HUT ke-17 Partai Gerindra di SICC, Bogor, Jabar. (Salman Toyibi/JawaPos).
JawaPos.com - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) merespons isu pemakzulan terhadap putranya, Gibran Rakabuming Raka yang menjabat sebagai Wakil Presiden (Wapres). Isu pemakzulan itu mengemuka setelah DPR RI dan MPR RI menerima surat dari Forum Purnawirawan Prajurit TNI.
Menurutnya, surat dari Forum Purnawirawan Prajurit TNI merupakan bagian dari sebuah negara demokrasi.
"Bahwa ada yang menyurati seperti itu, yaitu dinamika demokrasi kita. Biasa saja, biasa. Dinamika demokrasi kan ya seperti itu. Biasa saja," kata Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Jumat (6/6).
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan, Indonesia memiliki sistem ketatanegaraan. Karena itu, seharusnya bisa mengikuti prosea bernegara dengan baik.
"Negara ini kan negara besar yang memiliki sistem ketatanegaraan. Ya, diikuti saja prosesnya sesuai sistem ketatanegaraan kita," tegasnya.
Meski demikian, Jokowi memastikan dirinya tidak sakit hati dengan sikap para purnawirawan TNI. Ia pun menegaskan, pemilihan Presiden dan Wakil Presiden di Indonesia satu paket, sehingga menjadi satu kesatuan.
"Pemilihan presiden kemarin kan satu paket, bukan sendiri-sendiri, kayak di Filipina itu sendiri-sendiri. Di kita ini kan satu paket. Jadi tidak bisa menerima undangan tapi tidak menerima undangan. Ya memang mekanismenya seperti itu," ucapnya.
Lebih lanjut, Jokowi menekankan pemakzulan bisa dikehendaki jika pemimpin negara mempunyai kesalahan fatal, seperti melakukan praktik korupsi.
"Jadi sekali lagi sistem ketatanegaraan kita memiliki mekanisme yang harus diikuti. Pemakzulan itu harus presiden atau wakil presiden misalnya korupsi atau melakukan perbuatan tercela atau melakukan pelanggaran berat itu baru," papar dia. (*)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
