Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 Juni 2025 | 01.14 WIB

Tren Covid-19 Kembali Melonjak, Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Minta Masyarakat Ketatkan Protokol Kesehatan

Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/2). (Istimewa) - Image

Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/2). (Istimewa)

JawaPos.com - Tren peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia kembali mengalami lonjakan. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) disebut telah mengeluarkan surat edaran (SE) untuk mengantisipasi lonjakan penyakit Covid-19 di Tanah Air.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, menjelaskan SE itu dikeluarkan untuk mewaspadi merebaknya kasus Covid-19.

"Sampai saat ini kan Kementerian Kesehatan mengeluarkan edaran untuk seluruh dinas kesehatan yang ada di Indonesia. Ini bentuk kewaspadaan," kata Hasan Nasbi di kantornya, Jakarta, Selasa (3/6).

Ia tak memungkiri, di beberapa negara kawasan Asia, seperti Thailand, Hongkong, Malaysia, dan Singapura terdapat peningkatan lonjakan kasus Covid-19. Ia tak memungkiri, lonjakan kasus Covid-19 juga menyasar Indonesia.

"Di negara kita juga ditemukan beberapa kasus positif. Yang tertinggi mungkin minggu kemarin 3,68 persen positivity rate-nya," ungkap Hasan.

"Jadi kalau dari 100 orang diuji spesimennya, ada 3,68 persen atau hampir 4 orang yang terindikasi positif," sambungnya.

Karena itu, Hasan mengimbau masyarakat untuk kembali mengetatkan protokol kesehatan. Hal itu dengan melakukan mencuci tangan dan menggunakan masker, jika mengalami flu atau sedang tidak enak badan.

"Supaya tidak menulari orang lain," tegasnya.

Sementara, pada hari ini, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin turut menyambangi Istana Kepresidenan, Jakarta. Budi mengaku membahas tren peningkatan Covid-19 dengan Presiden Prabowo Subianto.

"(Soal) Covid-19. Lebih ke situ," ujar Budi di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Budi mengamini, tren peningkatan Covid-19 dialami negara-negara lain. Menurutnya, melonjaknya Covid-19 berasal dari subvarian Omicron JN.1. Namun, ia mengimbau masyarakat di Tanah Air tidak perlu khawatir, mengingat mayoritas rakyat sudah menjalani vaksinasi.

"Memang di luar negeri naik, tetapi itu variannya, subvarian dari Omicron," pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore