
Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/2). (Istimewa)
JawaPos.com - Kepala Kantor Komunikasi Presiden Hasan Nasbi menilai mahasiswi ITB yang membuat meme Presiden Prabowo berciuman dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo tidak perlu dipidana. Melainkan cukup dilakukan pembinaan.
Hasan menduga, sebagai anak muda, yang bersangkutan terlalu bersemangat untuk mengkritik. Sampai-sampai kontennya kelewatan.
"Mungkin ada semangat-semangat yang terlanjur, ya mungkin lebih baik dibina ya, karena masih sangat muda. Bisa dibina bukan dihukum gitu," ujarnya, Sabtu (10/5).
Meskipun demikian, pihaknya tetap menyayangkan aksi kritik yang berlebihan. "Karena ruang ekspresi itu kan harus diisi dengan hal-hal yang bertanggung jawab," kata dia.
Presiden sendiri, lanjut Hasan, tidak mengambil upaya hukum apapun. Sampai hari ini, tidak ada rencana membuat laporan atas meme tersebut.
Presiden, ujar Hasan Nasbi, menegaskan komitmennya untuk membuka kritik dalam kerangka demokrasi.
Namun dia berharap, kritik bisa dilakukan dengan baik. "Bukan dengan hal-hal yang menjurus kepada mungkin penghinaan atau kebencian tapi tetap saja," jelasnya.
Meski mengusulkan cukup pembinaan, Hasan menyebut pemerintah tidak akan masuk dalam urusan yang menjadi kewenangan polisi. "Kalau soal hukumnya kita serahkan saja itu kepada penegak hukum," kata dia.
Sebelumnya, mahasiswa ITB dengan inisial SSS diberitakan telah ditangkap dan diperiksa Bareskrim polri. Dia dituding melanggar UU ITE karena mengunggah meme Presiden Prabowo berciuman dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
