Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Mei 2025 | 02.23 WIB

Survei Indikator: Masyarakat Puas Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2025 hingga Operasi Ketupat Polri

Foto udara peserta mudik gratis antre masuk ke KRI Banjarmasin-592 yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (6/4/2025). (Nur Chamim/ Jawa Pos Radar Semarang) - Image

Foto udara peserta mudik gratis antre masuk ke KRI Banjarmasin-592 yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (6/4/2025). (Nur Chamim/ Jawa Pos Radar Semarang)

JawaPos.com - Sebanyak 92 persen pemudik merasa puas dengan seluruh rangkaian pelaksanaan mudik Lebaran 2025. Hal itu tergambar dalam hasil survei Indikator Politik.

Direktur Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menuturkan bahwa publik cenderung semakin puas dengan penyelenggaraan mudik Lebaran tahun 2025 ini.

"Terutama pada kelompok pemudik," kata dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (7/5).

Angka ini meningkat jika dibandingkan dengan kepuasan tahun sebelumnya. Adapun rincianya, sebanyak 18,9 persen masyarakat yang mudik merasa sangat puas.

Sedangkan, 73,1 persen menyatakan cukup puas. Hasil itu merupakan survei ke masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

"Sementara itu, sebanyak 80,9 persen masyarakat merasa puas dengan pelaksanaan Operasi Ketupat yang digelar Polri selama Ramadhan dan Idul Fitri. Mayoritas merasa puas dengan Operasi Ketupat dari Polri selama Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini," ujarnya.

Di sisi lain, ada 85,7 persen masyarakat merasa bahwa perjalanan mudik pada tahun ini lebih lancar dibandingkan dengan tahun lalu. Di tahun 2024 sebanyak 80 persen menyetujui hal yang sama.

"Adapun survei ini dilakukan dengan metodologi, populasi survei seluruh warga negara Indonesia di Survei Nasional yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan," paparnya.

Penarikan sampel, lanjutnya, menggunakan metode multistage random sampling. Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 1.220 orang. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1.220 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error--MoE) sekitar ±2.9% pada tingkat kepercayaan 95 persen.

"Sampel berasal dari seluruh Provinsi di Indonesia yang terdistribusi secara proporsional," urainya.

Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check).

"Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti. Survei yang dilakukan pada 14 April hingga 20 April 2025," ujarnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore