Prajurit TNI AL mendirikan posko di Lampung untuk menghimpun bantuan bagi korban gempa bumi di Myanmar. (TNI AL)
JawaPos.com - TNI AL sudah menyiapkan satu unit kapal bantu rumah sakit dan pasukan untuk berangkat ke Myanmar. Sambil menunggu keberangkatan kapal tersebut, mereka juga menghimpun bantuan untuk korban gempa bumi dengan kekuatan 7,7 skala richter tersebut.
Brigif 4 Marinir/Berdiri Sendiri Korps Marinir adalah salah satunya. Bersama Pemerintah Daerah Lampung, mereka mendirikan posko untuk menghimpun bantuan kemanusiaan. Posko tersebut didirikan sejak kemarin (1/4) di Tugu Adipura Gotong royong, Enggal,Tanjung Karang.
”Posko yang dibangun oleh personel Brigif 4 Marinir/Berdiri Sendiri telah menampung bantuan dari pemerintah provinsi dan sahabat Marinir berupa tenda, terpaulin, selimut, sleeping bags, masker, generator portabel, obat-obatan, antiseptik, perban, beras dan mie instan,” ungkap Komandan Brigif 4 Marinir/Berdiri Sendiri Kolonel Mar Supriadi Tarigan.
Supriyadi menyampaikan bahwa Posko Bantuan yang didirikan bersama Pemerinta Daerah Lampung merupakan bentuk implementasi dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Salah satu diantaranya adalah penanggulangan bencana, pengungsian, dan bantuan kemanusiaan yang dilaksanakan Brigif 4 Marinir/Berdiri Sendiri.
”TNI AL bersama Pemerintah Provinsi Lampung mengajak masyarakat bersama-sama menunjukan kepedulian terhadap korban bencana gempa di Myanmar. Bantuan dapat disalurkan melalui Posko Brigif 4 Mar/BS Bersama Pemerintah Provinsi Lampung yang berada di Tugu Adipura,” ajak dia.
Di sisi lain, Mabes TNI AL menegaskan bahwa mereka terus berkomitmen dalam memberikan manfaat yang besar dalam membantu kesulitan masyarakat. Itu selaras dengan kebijakan KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, terutama dalam memberikan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam yang melanda Myanmar.
Sesuai dengan instruksi yang disampaikan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, TNI AL langsung menyiapkan kapal bantu rumah sakit untuk melaksanakan operasi kemanusiaan di Myanmar. Mereka juga memastikan, pasukan Angkatan Laut siap bertolak ke daerah terdampak bencana gempa bumi di negara sahabat tersebut.
Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan sudah memeriksa kesiapan pasukan dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) kapal perang di Markas Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil). Perwira tinggi bintang dua TNI AL itu memastikan bahwa pasukan dan alutsista tersebut sudah siap berangkat.
Melalui Gelar Kesiapan (31/1), Laksamana Muda Yayan menyampaikan terima kasih kepada para prajurit TNI AL yang rela cuti dan libur lebarannya berlangsung singkat. Di tengah-tengah momen lebaran bersama keluarga di rumah, mereka langsung berangkat dan bersiap melaksanakan tugas di medan operasi ketika negara memanggil.
”Saya yakin prajurit-prajurit kami yang akan berangkat masih berkumpul dengan keluarganya masing-masing. Namun begitu negara memanggil, memerintahkan mereka untuk melaksanakan tugas, dengan segala sukacita dengan segala keikhlasan, prajurit-prajurit TNI hadir dan berangkat saat ini juga. Saya tadi melihat gestur dari raut wajah keikhlasan prajurit-prajurit kita untuk menyongsong tugas,” kata dia.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
