Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Maret 2025 | 22.42 WIB

Perjalanan Karier Thaksin Shinawatra: Dari Perdana Menteri Thailand, Pemilik Manchester City, hingga Penasihat Danantara

Thaksin Shinawatra berfoto bersama Prabowo Subianto (Instagram Prabowo Subianto) - Image

Thaksin Shinawatra berfoto bersama Prabowo Subianto (Instagram Prabowo Subianto)

JawaPos.com - Mantan Perdana Menteri (PM) Thailand, Thaksin Shinawatra, kembali menjadi sorotan setelah resmi ditunjuk sebagai anggota Dewan Penasihat Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Pengumuman tersebut disampaikan oleh CEO Danantara, Rosan Roeslani, dalam sebuah acara di Jakarta pada Senin, 24 Maret 2025.

Selain Thaksin, beberapa tokoh dunia lain yang bergabung dalam dewan ini antara lain Ray Dalio, Jeffrey Sachs, Helman Sitohang, dan Chapman Taylor.

Thaksin Shinawatra: Pengusaha dan Politisi Kontroversial

Thaksin Shinawatra lahir pada 26 Juli 1949 di Chiang Mai, Thailand. Ia memulai kariernya di kepolisian setelah menyelesaikan pendidikan di Akademi Kepolisian Thailand. Ia kemudian melanjutkan studi ke Amerika Serikat dan meraih gelar master serta doktor dalam bidang peradilan pidana.

Setelah kembali ke Thailand, Thaksin beralih ke dunia bisnis dan mendirikan perusahaan telekomunikasi sukses, Advanced Info Service (AIS), serta konglomerat Shin Corporation pada 1987. Keberhasilannya di dunia bisnis membawanya ke ranah politik, hingga akhirnya terpilih sebagai Perdana Menteri Thailand pada 2001.

Kudeta 2006 dan Hidup di Pengasingan

Pada 2006, Thaksin digulingkan melalui kudeta militer saat ia berada di Amerika Serikat menghadiri Sidang Umum PBB. Kudeta ini terjadi akibat berbagai tuduhan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.

Untuk menghindari tuntutan hukum, ia memilih hidup di pengasingan selama 15 tahun, meskipun tetap memiliki pengaruh besar dalam politik Thailand melalui partai-partai afiliasinya. Pada 2023, ia akhirnya kembali ke Thailand dan menjalani hukuman penjara singkat sebelum mendapatkan pembebasan bersyarat.

Kepemilikan Manchester City yang Singkat

Pada Juni 2007, saat masih dalam pengasingan, Thaksin membeli klub sepak bola Manchester City seharga sekitar £81,6 juta. Akuisisi ini dilakukan sebagai langkah untuk memperluas pengaruhnya di kancah internasional.

Di bawah kepemilikannya, ia membawa Sven-Goran Eriksson sebagai manajer dan mendatangkan pemain seperti Elano, Martin Petrov, serta Vedran Ćorluka. Klub sempat menunjukkan performa baik pada awal musim 2007/08, tetapi kemudian mengalami penurunan.

Namun, pada 2008, Thaksin mengalami kesulitan finansial akibat pembekuan asetnya senilai $2 miliar oleh pemerintah Thailand. Hal ini membuatnya terpaksa menjual Manchester City kepada Sheikh Mansour dari Abu Dhabi, yang kemudian membawa klub ke era kejayaan seperti sekarang.

Thaksin Kembali ke Arena Politik dan Investasi

Pada 2024, putri bungsu Thaksin, Paetongtarn Shinawatra, terpilih sebagai Perdana Menteri Thailand, melanjutkan jejak politik keluarga Shinawatra. Sebelumnya, adik perempuan Thaksin, Yingluck Shinawatra, juga pernah menjabat sebagai Perdana Menteri dari 2011 hingga 2014.

Pada Desember 2024, Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menunjuk Thaksin sebagai penasihat informal untuk kepemimpinan Malaysia di ASEAN pada 2025. Keputusan ini diambil untuk memanfaatkan pengalaman Thaksin dalam bidang ekonomi dan diplomasi regional.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore