Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 9 Maret 2025 | 18.09 WIB

Fakta-fakta Banjir Jabodetabek, Bekasi Lumpuh, Jakarta Terendam, Longsor di Bogor, hingga Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Menangis

Sejumlah kendaraan terjebak banjir di Jalan Kembangan Selatan, Jakarta, Rabu (5/3/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos - Image

Sejumlah kendaraan terjebak banjir di Jalan Kembangan Selatan, Jakarta, Rabu (5/3/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos

JawaPos.com – Hujan instensitas tinggi yang terjadi pada Senin (3/3) malam, mengakibatkan banjir yang merendam sebagian besar wilayah kawasan Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek), pada Selasa (4/3). Bahkan, aktivitas sebagian warga lumpuh akibat banjir.

Banjir terparah dialami wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi. BPBD Kota Bekasi mencatat sebanyak tujuh kecamatan terdampak banjir. Di antaranya Kecamatan Bekasi Timur, Bekasi Utara, Bekasi Selatan, Medan Satria, Jatiasih, Pondok Gede, dan Rawalumbu.

Sementara itu, di Kabupaten Bekasi, hujan disertai kiriman air dari hulu sungai menyebabkan banjir di enam kecamatan, yakni Kecamatan Cibarusah, Serang Baru, Setu, Cikarang Utara, Cibitung dan Tambun Utara.

Aktivitas di Bekasi Lumpuh

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyebut, dari 12 kecamatan yang ada, 8 di antaranya terdampak banjir. Akibatnya, sebagian besar aktivitas di Bekasi lumpuh akibat jalan-jalan utama bahkan kantor-kantor pemerintahan terendam banjir.

"Hari ini Kota Bekasi lumpuh. Sampai di jalan utama, termasuk kantor pemerintahan, itu sudah mulai masuk air, keluar, karena kemudian juga limpasannya sungguh luar biasa," kata Tri dalam rapat koordinasi pengendalian banjir Jabodetabek secara daring, Selasa (4/3).

Menurutnya, sejak Senin (3/3) malam warga sudah diminta evakuasi. Sebab, banjir sudah mulai naik di beberapa wilayah Bekasi. “Dari semalam warga sudah kami minta evakuasi,” ujar Tri.

Banjir juga merendam Mega Bekasi Hypermall. Dalam video yang beredar, tampak lantai bawah Mega Bekasi Hypermall kebanjiran. Sejumlah kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua yang terparkir di halaman Mall juga ikut terendam banjir.

Akibat banjir itu, terdapat 297 kepala keluarga (KK) yang terdiri atas 600 jiwa mengungsi di pos pengungsian Gudang Logistik BNPB. Kepala BNPB juga menyampaikan, prioritas utama pihaknya melakukan evakuasi warga yang masih terjebak banjir. 

”Warga masih mengungsi di sini, memang yang masih agak tinggi di Kota Bekasi. Kita sudah terjunkan tim evakuasi,” ujar Suharyanto saat meninjau lokasi pengungsian di Gudang Logistik BNPB, Jalan Pondok Gede Permai, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/3) malam.

Jakarta Terendam

Bencana banjir tidak hanya melanda sebagian besar wilayah Bekasi, tapi juga wilayah Jakarta. BPBD DKI Jakarta mencatat sebanyak 122 RT dan dua ruas jalan di Jakarta terendam banjir pada Selasa (4/3).

Banjir tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan. Bahkan, Ribuan orang terpaksa mengungsi akibat banjir yang tersebar pada 25 titik pengungsian.

Pengungsi mayoritas ditampung di bangunan sekolah, RPTRA, rumah ibadah, dan kantor kelurahan. Pemprov Jakarta memastikan akan segera melakukan normalisasi sungai. Gubernur Jakarta Pramono Anung menyebut, langkah ini dilakukan untuk menuntaskan masalah banjir di Jakarta.

"Jadi kami yang paling utama tetap akan melakukan apa yang sudah menjadi planning pemerintah sebelumnya, terutama dari pemerintah pusat, mengenai normalisasi," kata Pramono Anung di Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/3).

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore