
Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) bersama kementerian di bawah koordinasinya mengadakan rapat terkait efisiensi anggaran. (mia/ Jawa Pos)
JawaPos.com – Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) bersama kementerian di bawah koordinasinya mengadakan rapat terkait efisiensi anggaran. Rapat dilaksanakan di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta, Selasa (11/2).
Hadir dalam rapat tersebut antara lain Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Riza Patria, hingga Wakil menteri pelindungan pekerja migran indonesia (P2MI) Christina Aryani.
Usai rapat Menko PM Muhaimin Iskandar menegaskan, semua kementerian di bawah koordinasi Kemenko PM siap melakukan efisiensi anggaran. Seluruh kementerian akan refocusing anggaran guna memberikan skala prioritas untuk kebutuhan atau program yang lebih mendesak.
“Intinya rapat di ini tadi, mempertegas masing-masing kementerian untuk menyukseskan efisiensi,” ungkapnya.
Kendati demikian, dia memastikan, bahwa pemotongan tak serampangan. Anggaran untuk bantuan sosial (bansos) hingga kebutuhan pegawai dipastikan aman. “Perlu kami tegaskan, tidak ada pemotongan anggaran untuk bantuan sosial, tidak ada pemotongan anggaran untuk kebutuhan pegawai, tidak ada pemotongan anggaran untuk pemeliharaan, dalam artian seluruh kebutuhan kerja normal,” tegasnya.
Cak Imin, sapaannya, menilai efisiensi anggaran ini penting. Hal ini untuk memberikan penajaman, focusing, dan melakukan refreshing sekaligus penataan konsentrasi anggaran dalam pembangunan nasional. Karenanya, pihaknya mendukung penuh pelaksanaan efisiensi yang dikoordinasi oleh Menteri Keuangan.
Efisiensi di kementerian-kementerian di bawah Kemenko PM memiliki target masing-masing. Namun, secara garis besar yang dilakukan antara lain dengan memperkecil rapat-rapat. Hanya fokus pada rapat prioritas. “Jadi rapat-rapat yang sifatnya tidak terlalu penting kita tiadakan, kegiatan-kegiatan seremonial kita hilangkan, aktivitas-aktivitas yang bersifat pengulangan tidak lagi kita lakukan,” sambungnya.
Disinggung soal tujuan pemangkasan anggaran kementerian dan lembaga untuk refocusing program makan bergizi gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG), ia tak banyak berkomentar. Ketua Umum PKB itu hanya menyebut, jika yang paling tahu soal kemana dana refocusing tersebut adalah Menteri keuangan (menkeu) Sri Mulyani.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
