
Ilustrasi cara Eropa mengurangi risiko kecelakaan bus pariwisata (Vecteezy: Andrii Kucherenko)
JawaPos.com - Kecelakaan lalu lintas merupakan masalah serius yang berdampak pada keselamatan banyak orang di seluruh dunia.
Melansir dari e-Library Kemenparekraf pada Kamis (8/1), World Health Organization (WHO) melaporkan 84.500 jiwa meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Eropa tahun 2005, di mana 2.000 kasus melibatkan bus dan kereta.
Meskipun demikian, nol persen kematian di jalan raya disumbangkan oleh kecelakaan bus.
Ini menunjukkan bahwa di beberapa kawasan, termasuk Eropa, perjalanan dengan bus telah menjadi moda transportasi yang relatif aman.
Berkaca pada hal ini, ada banyak pelajaran yang bisa dipelajari dari regulasi yang diterapkan di Eropa, khususnya mengenai keselamatan perjalanan bus.
Eropa telah mengambil langkah-langkah tegas untuk meningkatkan keselamatan dan mengurangi risiko kecelakaan.
Beberapa dari langkah ini bisa menjadi referensi bagi Indonesia dalam meningkatkan keselamatan transportasi bus.
Mewajibkan penggunaan sabuk pengaman
Uni Eropa sudah mewajibkan penggunaan sabuk pengaman bagi pengemudi dan penumpang bus wisata sejak tahun 2005.
Sabuk pengaman memiliki peran vital dalam mengurangi keparahan cedera yang bisa terjadi pada kecelakaan.
Ini juga sangat penting untuk memberikan lapisan perlindungan tambahan, terutama saat bus mengalami tabrakan atau benturan mendadak.
Menerapkan aturan kerja pengemudi bus
Pengemudi bus memainkan peran penting dalam keselamatan perjalanan. Oleh karena itu, Uni Eropa memberlakukan aturan yang ketat mengenai jam kerja pengemudi.
Sejak lama, pengemudi bus di Eropa wajib mematuhi regulasi berikut:
Maksimal 56 jam kerja dalam seminggu

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
