
DISKUSI: Cagub Jateng Ahmad Lutfi mengunggah foto pertemuan dengan Jokowi dan cawagub Taj Yasin di laman media sosial kemarin (29/10). (INSTAGRAM AHMAD LUTFI_OFFICIAL)
JawaPos.com – Harapan Koalisi Indonesia Maju (KIM) agar mantan Presiden Joko Widodo turun gunung menjadi juru kampanye (jurkam) mendapat lampu hijau. Jokowi rencananya akan menjadi jurkam untuk pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen di pilgub Jawa Tengah.
Sebelumnya, KIM meminta Jokowi menjadi salah satu juru kampanye di Jateng. Rencana itu disampaikan Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah Sudaryono seusai rapat koordinasi pemenangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin bersama ketua DPD partai KIM, Minggu (27/10).
Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja mengatakan, secara hukum Jokowi merupakan warga negara biasa. Sehingga berbagai batasan yang sempat mengikat saat Jokowi menjabat presiden tidak lagi berlaku.
’’Status beliau sebagai warga negara biasa. Apakah boleh berpihak? Ya, boleh berpihak,’’ ujarnya seusai penandatanganan MoU pengawasan dengan pemantau pemilu di kantor Bawaslu RI, Jakarta, kemarin (29/10).
Bagja menjelaskan, dalam ketentuan UU Pilkada, pengaturan kampanye hanya berlaku untuk presiden definitif. Adapun para mantan presiden tidak ada larangan khusus. ’’Karena larangannya berkaitan dengan jabatannya, bukan personnya,’’ imbuhnya.
Praktik tersebut sudah berlangsung. Bagja mencontohkan, Presiden Ke-5 Megawati Soekarnoputri dan Presiden Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ikut berkampanye dalam posisi sebagai pimpinan partai.
Pakar kepemiluan Universitas Indonesia Titi Anggraini mengatakan, langkah Jokowi menunjukkan perlawanan terbuka terhadap PDIP dan calon yang diusungnya, yakni Andhika Perkasa-Hendrar Pribadi. Jokowi ingin menegaskan eksistensi pengaruhnya di Jateng.
’’Ini juga menegaskan keberpihakan Jokowi yang sudah dimulai sejak pilpres lalu. Bahwa campur tangan politik Jokowi di pilpres bukanlah isapan jempol,’’ ujarnya.
Titi menilai, hal yang perlu diantisipasi adanya potensi politisasi birokrasi yang melibatkan aparatur negara. Apalagi sejak pilpres sudah santer soal dugaan cawe-cawe. ’’Bawaslu harus ambil langkah pengawasan yang efektif dan antisipatif agar tidak menimbulkan kecurigaan serta kekhawatiran di tengah-tengah masyarakat,’’ tuturnya.
Sementara itu, meski belum berkampanye secara langsung, sinyal dukungan diberikan Jokowi. Hal tersebut ditunjukkan lewat pertemuan Jokowi dengan Luthfi dan Yasin. Pertemuan itu diunggah Luthfi di media sosialnya kemarin. (far/c6/bay)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
