Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 Oktober 2024 | 17.44 WIB

SPS-1 Anti Drone Pembunuh UAV Buatan dalam Negeri

Prajurit TNI tampil di acara puncak HUT ke-79 TNI dengan menggunakan SPS-1 Anti Drone Pembunuh UAV dan Rantis Maung buatan PT Pindad. (PT Pindad )

JawaPos.com - Perkembangan alat utama sistem persenjataan (alutsista), menuntut produsen dalam negeri untuk terus berkembang. PT Pindad sebagai salah satu industri pertahanan (inhan) pelat merah, mengupayakan lahirnya inovasi melalui berbagai produk, yang mereka buat. Terbaru, PT Pindad mengeluarkan SPS-1 Anti Drone yang diklaim andal sebagai pembunuh Unmanned Aerial Vehicle (UAV), atau lebih dikenal dengan sebutan drone. 

SPS-1 diperkenalkan oleh PT Pindad bertepatan dengan peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2024. Dalam peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang dipusatkan di Ibu Kota Nusantara (IKN), SPS-1 turut digunakan oleh pasukan pengamanan VVIP. Hasilnya, acara bersejarah tersebut berlangsung aman. Presiden Joko Widodo, Menteri Pertahanan (Menhan) sekaligus Presiden Terpilih Prabowo Subianto, dan para pejabat lainya berhasil dilindungi. 

Pada acara puncak peringatan HUT ke-79 TNI di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat 5 Oktober lalu, SPS-1 buatan PT Pindad kembali muncul. Senjata tersebut mencuri perhatian lantaran dipadukan dengan alutsista buatan dalam negeri lainnya, Maung MV3 Mobile Jammer 4x4. Gabungan antaran kendaraan taktis (rantis) dan senjata anti drone pembunuh UAV karya anak bangsa, berhasil memukau masyarakat yang hadir di tempat acara. 

”Pada tahun ini, PT Pindad memperkenalkan produk kendaraan Maung MV3 Mobile Jammer 4x4 & Senjata anti drone SPS-1 pada demonstrasi pengamanan tamu VVIP dan operasi anti drone TNI,” tulis PT Pindad dalam keterangan resmi yang diterima oleh Jawa Pos.com. 

SPS-1 merupakan produk senjata buatan PT Pindad yang dikembangkan untuk menjawab tantangan zaman. Saat ini, penggunaan drone sudah lazim. Termasuk untuk urusan yang bersifat militer. Dalam berbagai operasi militer yang dilakukan oleh berbagai negara di dunia, drone menjadi salah satu senjata andalan. Baik untuk urusan surveillance maupun untuk menjalankan misi penyerangan dengan tujuan menghancurkan sasaran.  

”SPS-1 adalah produk senjata terbaru pengembangan PT Pindad dengan kemampuan menonaktifkan drone pada jarak 500 meter dan dapat menghancurkan drone pada jarak 150 meter,” ungkap PT Pindad. 

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore