Personel Pasmar 1 Korps Marinir dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) III Jakarta mengamankan port visit kapal perang Italia di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Pasmar 1)
JawaPos.com - Gugus Tempur Kapal Induk Italia mengirim ITS Cavour C-550 ke Jakarta. Kapal induk tersebut bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara selama empat hari. Mulai Sabtu (14/9) - Selasa (17/9). Berdasar keterangan resmi dari TNI AL dan jajaran, kapal induk tersebut melakukan port visit ke Indonesia bersama dua kapal lainnya. Yakni Kapal Fregat ITS Alpino F-594, dan Kapal PPA ITS Raimondo Montecuccoli P-432.
Khusus ITS Cavour C-550 , Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali sudah melihat langsung kapal induk tersebut dalam acara Deck Reception yang diselenggarakan pada Minggu malam (15/9). Dalam acara tersebut, Ali menyampaikan pentingnya kerja sama antara TNI AL dengan Angkatan Laut Italia. ”Kesempatan ini memungkinkan kita untuk bertukar wawasan dan perspektif tentang perkembangan terbaru dalam pertahanan dan teknologi maritim,” ujarnya.
ITS Cavour C-550 merupakan kapal induk multifungsi. Kapal perang tersebut masuk dalam kategori kapal induk Short Take Off and Vertical Landing (STOVL). Kapal induk tersebut menjadi kapal induk utama bagi Panglima Tertinggi Armada Angkatan Laut Italia. ITS Cavour C-550 dirancang untuk mengkombinasikan operasi udara menggunakan pesawat tempur dan helikopter.
Berdasar keterangan resmi TNI AL, ITS Cavour C-550 mampu menjalankan empat peran sekaligus. Yakni menjalankan tugas sebagai kapal induk, kapal platform logistik dan amfibi, kapal unit komando dan kontrol, serta bisa difungsikan menjadi kapal rumah sakit. Keunggulan lain kapal induk tersebut adalah bisa digunakan untuk landing pesawat tempur F-35B Lightning II.
Salah satu kapal perang andalan Angkatan Laut Italia itu memiliki dimensi panjang 244 meter, lebar 39 meter, dan bobot antara 27 ribu ton - 30 ribu ton. Meski sangat besar, kapal induk itu bisa berlayar dengan kecepatan 29 knot dengan jangkauan pelayaran sejauh tujuh ribu nautical mile. Kapal perang tersebut juga dilengkapi berbagai sistem senjata.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
