
World Water Forum Ke-10 menghasilkan aksi konkret dengan penandatanganan kesepakatan pendanaan SPAM Regional Karian–Serpong dan nota kesepahaman mengenai net-zero water supply infrastructure di IKN
JawaPos.com-Forum Air Sedunia atau World Water Forum Ke-10 menghasilkan aksi konkret dengan penandatanganan kesepakatan pendanaan sistem penyediaan air minum (SPAM) Regional Karian–Serpong dan nota kesepahaman mengenai net-zero water supply infrastructure project di Ibu Kota Nusantara (IKN). Nota kesepahaman itu ditandatangani seusai high level panel (HLP1) World Water Forum Ke-10 di Nusantara 2 Room, Bali International Convention Center (BICC), Bali, Selasa (21/5).
’’Ini adalah dua hasil konkret dari forum ini sejak World Water Forum Ke-10 ini digelar. Ini baru dua dan akan ada lagi kesepakatan-kesepakatan lainnya dari forum ini,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang juga merupakan ketua harian panitia nasional penyelenggara World Water Forum Ke-10.
Kesepakatan pendanaan SPAM Regional Karian–Serpong ditandatangani oleh Country Head of International Finance Corporation (IFC) Euan Marshal, Principal Investment Specialist at Asia Development Bank (ADB) Yuichiro Yoi, Director General of Infrastructure Finance Department K-Exim Jae-Sun Shim, Managing Director Development Bank of Singapore Kunardy Darma Lie, dan Presiden Direktur PT Karian Water Service Kyeong Yun Jeong.
SPAM Regional Karian–Serpong merupakan proyek strategis nasional berkapasitas 4.600 liter/detik. SPAM itu diharapkan dapat memberikan akses air minum kepada 1,84 juta penduduk yang tinggal di Provinsi Daerah Khusus Jakarta dan Provinsi Banten, khususnya di Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. Proyek SPAM Regional Karian–Serpong memiliki nilai investasi sebesar Rp 2,4 triliun. ’’Dengan adanya penandatanganan kesepakatan pendanaan ini, saya optimistis proyek ini akan segera selesai,” kata Basuki.
Menghasilkan Deklarasi Menteri
World Water Forum Ke-10 juga menghasilkan Deklarasi Menteri yang disahkan di akhir pertemuan tingkat menteri yang dihadiri oleh 106 negara dan 27 organisasi internasional pada Selasa (21/5). Terdapat tiga poin utama dalam Deklarasi Menteri.
Pertama, pendirian center of excellence untuk ketahanan air dan iklim guna mengembangkan kapasitas, knowledge sharing dan pemanfaatan fasilitas yang unggul. Kedua, mengangkat dan mendorong isu pengelolaan sumber daya air secara terpadu pada pulau-pulau kecil. Ketiga, pengusulan Hari Danau Dunia atau World Lake Day.“ Kita harus menjaga danau untuk memperpanjang hidupnya. Inilah gunanya peringatan Hari Danau Dunia,” ujar Basuki. (*)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
