
MENUJU PUNCAK: Antrean kendaraan keluar gerbang tol Ciawi, Kabupaten Bogor. Untuk mengurai kepadatan, Polres Bogor menerapkan sistem one way dan contraflow.
JawaPos.com - Rentetan kecelakaan bus pariwisata membuat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan instruksi khusus. Selama libur panjang 23–26 Mei, petugas dinas perhubungan se-Indonesia dikerahkan untuk memantau bus-bus tersebut di berbagai tempat wisata.
Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugiatno menuturkan, pengawasan secara khusus terhadap bus pariwisata dilakukan selama libur Waisak atau selama empat hari. Petugas harus langsung terjun ke tempat-tempat wisata untuk mengecek kondisi bus.
Pengawasan dilakukan bersama jajaran balai pengelola transportasi darat (BPTD). ”Pastikan bus pariwisata itu layak jalan dan berizin,” tegasnya. Bila ditemukan bus yang tidak memenuhi sistem manajemen keamanan (SMK), penegakan hukum bisa dilakukan bersama Korlantas Polri. ”Kami juga menyasar pengusaha bus,” ungkapnya.
Dia menerangkan, kebijakan pengawasan bus di tempat wisata akan berlangsung setiap akhir pekan. Petugas dari dishub harus mengawasi setiap bus di tempat wisata untuk memastikan kelayakan dan izin. ”Jadi, bukan hanya saat libur panjang, tapi setiap minggu saat libur,” tegasnya.
Pengusaha bus juga telah dikirimi surat untuk memastikan kendaraan yang beroperasi layak jalan dan berizin. ”Serta memiliki dua pengemudi agar bisa saling bergantian,” jelasnya kemarin.
Dia juga mendorong pengelola tempat wisata untuk segera memenuhi rekomendasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). KNKT telah merekomendasikan agar setiap tempat wisata memiliki tempat istirahat yang layak untuk pengemudi bus. ”Pengemudi bus juga harus istirahat. Ini salah satu mencegah terjadi kecelakaan,” tuturnya.
Pada kesempatan lain, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut sedang intens berkoordinasi dengan Kakorlantas terkait maraknya kecelakaan bus pariwisata. Untuk memperbaiki ekosistem bus pariwisata, dia sadar Kemenhub tidak bisa jalan sendiri. ”Dalam koordinasi itu, kami ingin melakukan pengaturan ulang, khususnya berkaitan dengan angkutan bus pariwisata,” ucap Budi.
Ada enam kabupaten yang dijadikan pilot project pengaturan ulang bus pariwisata. Enam kabupaten itu berada di Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara. ”Apa yang dilakukan? Tentu kita akan mendata berapa jumlah bus yang sudah mendapatkan izin,” bebernya. ”Yang berizin pun kita akan lakukan asesmen ulang,” lanjut mantan Dirut PT Angkasa Pura II itu.
Budi menyadari, salah satu masalah fundamental dalam bisnis bus pariwisata adalah sopir. Menurut dia, ada beberapa kasus yang mengidentifikasikan bahwa sopir tidak memiliki kualifikasi. Baik kualifikasi terkait kemampuan berkendara maupun pengenalan medan. ”Sopir juga menjadi satu perhatian kami. Ini tidak mudah karena sopir angkutan pariwisata ini seasonal, tidak selalu ada,” bebernya.
Pada bagian lain, Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan imbauan terkait pelaksanaan study tour, khususnya di lingkungan madrasah. Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Kemenag Thobib Al Asyhar menuturkan, di masa libur panjang seperti saat ini, guru atau kepala madrasah sebaiknya mengarahkan siswa terhadap kegiatan yang produktif. ”Jika study tour untuk kepentingan perpisahan atau lainnya, guru dan kepala madrasah memiliki tanggung jawab penuh,” ujarnya kemarin.
Dia menegaskan, fungsi study tour tidak semata-mata rekreatif. Harus ada unsur pendidikan lewat pengembangan ilmu, mempererat tali persaudaraan, serta pengalaman interpersonal bagi anak didik. ”Penggunaan alat transportasi harus memperhatikan persyaratan kelayakan fisik,” katanya. Kemudian juga melihat kesiapan personel sesuai dengan regulasi dan keamanan jalur yang dilalui.
Thobib juga mengimbau agar kegiatan bersama antara murid, guru, dan tenaga kependidikan seperti perpisahan atau sejenisnya dilakukan di lingkungan madrasah saja. Atau boleh di luar madrasah dengan pertimbangan utama pembangunan karakter dan penguatan pendidikan. (idr/lyn/wan/c19/oni)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
